Kamis, 04 November 2010

Wanita Gemar Pergi Belanja, Pria Suka Membeli

Anda mungkin sering dibuat gemas oleh sikap si dia yang ogah-ogahan, tak bersemangat, bahkan menolak ketika Anda mengajaknya berbelanja (shopping). Bukannya dia tidak suka, dia pun memiliki hasrat yang sama. Namun, Anda dan dia memiliki cara pandang yang beda dalam membelanjakan uang.
Isi tas belanjaKalau perempuan identik dengan kesenangan membeli sepatu, tas, atau pakaian, lelaki cenderung mengeluarkan uang untuk kendaraan, makan di restoran, clubbing, dan perangkat audiovisual. Memang frekuensi mereka belanja tak sesering kita yang tiap lewat mal bisa mampir dan menghabiskan nyaris satu bulan gaji. Namun, jika dikalkulasikan, sebenarnya hasilnya akan sama. Kalau isi kantong belanja Anda berpotong-potong baju (yang sering kali sama dengan koleksi yang ada di lemari), sepasang sepatu, tas, tiga warna lipstik, bahkan jepit rambut aneka warna, isi belanjaan pria tak sebanyak itu.
Tiga hal utama yang biasanya mengisi kantong belanja kaum lelaki adalah rokok, penampilan, termasuk kebutuhan olahraga (umumnya butuh peralatan mahal, seperti sepeda gunung dan menyelam) dan "mainan" (barang elektronik dan otomotif).
Jadi, kantong belanja dia memang lebih sedikit, tetapi harganya sama, bahkan lebih mahal daripada Anda. Kalau Anda dengan uang Rp 1 juta bisa dapat berbagai macam barang, dia hanya bisa mendapat satu atau dua barang.
Belakangan berbelanja produk fashion sudah tak lagi didominasi kaum perempuan. Coba saja lihat department store atau butik khusus pria. Tempat-tempat ini mulai sering dikunjungi para lelaki yang sadar untuk tampil gaya.
Cara membeliSaat melihat lemari pendingin mulai kosong, kebanyakan perempuan akan membuat daftar belanja kemudian pergi membeli barang-barang yang kita butuhkan tadi. Bagaimana dengan para lelaki? Mereka cenderung menunggu hingga yang tersisa di kulkasnya hanya setengah botol minuman soda atau bahkan kulkas kosong sama sekali setelah itu baru pergi berbelanja.
Para lelaki juga memiliki kecenderungan membeli segala sesuatu yang terlihat baik di mata mereka. Tak heran saat mencapai kasir, trolinya akan penuh dengan barang belanjaan yang tak pernah ia rencanakan untuk dibeli.
KonsentrasiSaat lelaki sudah mempunyai rencana untuk membeli sesuatu, ia akan fokus. Ia akan datang ke tempat yang dituju dan langsung membeli barang yang dibutuhkannya serta mengabaikan lainnya. Saat melihat barang yang disukai pun, lelaki akan melihat harga yang tertera, mengukur kemampuan dompet, lalu beli. Begitu juga dengan barang-barang lain, seperti gadget (dalam hal ini handphone). Mereka akan melihat review-nya di internet, datang ke toko, tanya sedikit, mengukur kemampuan dompet, lalu beli.
Berbeda dengan perempuan yang bersifat ekspansif. Kita membutuhkan waktu lebih lama untuk menjelajah dan melihat-lihat dulu di butik dan department store. Bahkan, kita bisa pindah ke mal lain demi mencari harga yang lebih murah. Bagi para lelaki, ini hal yang sangat melelahkan. Jadi, jangan kaget kalau si dia terlihat ogah-ogahan menemani Anda.
Kemampuan menawarSaat berbelanja, lelaki cenderung sudah tahu apa yang akan dibeli dan fokus. Namun, ada beberapa hal yang menjadi kelemahan mereka. Salah satunya, mudah tertipu. Penyebabnya mereka sangat mudah tergiur rayuan pramuniaga (psst, apalagi kalau pramuniaganya cantik dan pandai bicara). Akibatnya, mereka tidak lagi teliti dalam memilih barang. Jadi, jangan heran mereka langsung membeli tanpa pikir-pikir lagi tanpa menawar (selain mereka juga tidak tega dan tidak bisa menawar).
Sementara perempuan, karena menganggap berbelanja adalah aktivitas yang menghibur dan menyenangkan, kita cenderung merasa nyaman dengan suasana pertokoan atau semua kegiatan belanja. Kita juga sangat menikmati kegiatan menawar, bahkan merasa bangga ketika berhasil menawar dengan harga yang rendah. Karena sering keluar masuk mal, kita biasanya menjadi tahu trik pramuniaga sehingga tidak mudah termakan rayuan dan tahu cara menghadapi mereka.
Cicilan utang dan tabunganApa yang menyebabkan cicilan utang perempuan membengkak? Tak lain karena kita tak bisa menahan hasrat menggesek kartu kredit di berbagai mal dan department store yang mengadakan acara potongan harga alias sale untuk pakaian dan aksesorinya. Sementara para lelaki biasanya akan membuat utang untuk mendapatkan barang kategori kelas berat, seperti barang elektronik yang harganya jutaan dan kendaraan (motor atau mobil).
Bagi sebagian lelaki usia 20-an, menabung bukan kebutuhan utama. Meski mulai meliriknya, besarnya tetap tak bisa mengalahkan biaya gaya hidup. Sementara untuk lelaki usia 30-an yang sudah cenderung hidup mapan, mereka mulai menyisihkan sebagian penghasilan untuk ditabung dan diinvestasikan.(black-tim)

Trik Hebat Panaskan "Mesin" Libido

Perlu sebuah strategi jitu agar “mesin” libido Anda dan pasangan bisa “panas” dalam waktu bersamaan.SEBELUM Anda meminta pasangan untuk mencurahkan perhatian pada berbagai titik sensitif tubuh, Anda harus membangun mood terlebih dulu. Kemudian, waktunya bercinta! Seks terasa makin indah jika dilengkapi dengan momen intimasi, seperti saling memberikan pijatan kaki, berpelukan, mencium, dan sebagainya. Intinya, tidak selalu berakhir pada hubungan seksual. Pun saat Anda berdua ingin berhubungan intim, Anda tetap ingin mengawalinya dengan saling cumbu. Tapi ternyata, keinginan kerap tak sejalan dengan kenyataan. Perlu sebuah strategi jitu agar “mesin” libido Anda dan pasangan bisa “panas” dalam waktu bersamaan. Berikut di antaranya, seperti dilansir webmd.com. Kata-kata cumbuan Anda, seperti banyak wanita lainnya, mungkin perlu waktu transisi setelah mencuci piring, menidurkan anak-anak, dan rutinitas malam lainnya sebelum akhirnya bercinta dengan pasangan. Mulailah dengan beberapa permintaan kecil seperti di bawah ini untuk memanaskan permulaan dan membuat Anda merasa lebih seksi. 1. “Peluk aku.” Pelukan indah dan lama, sekira 20-30 detik terbukti meningkatkan oxytocin, hormon yang membuat Anda terangsang. Saat pasangan mengeksplorasi tubuh Anda, utarakan apa yang efektif merangsang Anda, saran Ian Kerner PhD, penulis “She Comes First”. 2. “Bisakah kamu menjilati leher dan kakiku?”. Saat pria ingin bercinta, dia kerap melayangkan pijatan sebagai treatment permulaan. Ingatkan ia taktik pijatan yang efektif pada tubuh Anda. 3. “Mandi berdua, yuk!”. Kehangatan air dari shower, harumnya wangi aromaterapi, perasaan seksi bercampur aduk jadi satu. Serang ego-nya Tuntun ia memenuhi permintaan Anda dengan menyerang ego-nya. Misal dengan ungkapan, “Aku sangat menikmati percintaan ini saat kita saling peluk dan cium.” Dan saat bentuk perhatian semakin intens, katakan, “Ini benar-benar membuatku turn on.” Hindari pernyataan negatif, seperti “Kenapa kamu enggak mau mencoba posisi ….?”. Jauhkan pula kata “Kamu” saat membicarakan apa yang Anda mau, kata Hilda Hutcherson MD, penulis “Pleasure: A Woman's Guide to Getting the Sex You Want, Need and Deserve”. Dengan itu, Anda seolah-olah menunjuk dia sebagai satu-satunya pembuat kesalahan dalam kehidupan seks Anda yang kurang menarik. Ungkapkan keinginan seks Anda Saat melakukannya, ungkapkan keinginan seks Anda, misal dengan kata-kata, “Jangan cepat-cepat menyudahi aksi seks malam ini, Sayang.” Setelah ia mampu mengabulkan keinginan seks Anda, berikan penghargaan, “Mmmmm, itu sungguh-sungguh menyenangkan” atau “Aksimu malam ini membuatku sangat hot”. Serang ego-nya lagi Bagaimana jika berbagai saran yang Anda sampaikan dengan penuh hati-hati tetap membuatnya sakit hati, bahkan enggan mencoba? “Pertama-tama, jangan negatif atau marah. Sikap tersebut seolah-olah menunjukkan rasa putus asa, padahal Anda sudah melewati usaha setengah jalan,” kata Hutcherson. Bersikaplah berani dan positif untuk menjaga mood pasangan. Cobalah mengatakan, "Kamu sangat seksi, dan ada saat-saat ketika kamu bisa sangat menghidupkan gairahku. Aku bisa menunjukkan sisi sensualitas lain dari diriku kalau kamu bisa bersabar."(black_tim)

Titik Kelemahan Seks Wanita

Rematik dan radang sendi memengaruhi kekuatan dan kelincahan wanita saat bercinta.
PRIA punya gairah seks lebih tinggi dibanding wanita. Sementara wanita masih berusaha memanaskan “mesin”, pria justru telah sangat siap untuk “tancap gas”. Ternyata, sebabnya adalah seks wanita punya titik kelemahan.
Betapa kerasnya kita berjuang untuk menyamakan gender, alam telah menciptakan pria dan wanita dengan jalan berbeda. Dilansir dari Genius Beauty, Selasa (19/1/2010), pakar medis Inggris telah memberikan penjelasan spesifik mengapa kita selalu mengatakan seks wanita lemah dibandingkan pria. Ihwalnya adalah wanita tiga kali kemungkinan lebih besar menderita rematik (rheumatism) dan radang sendi (arthritis) daripada pria.
Mengapa gangguan kesehatan tersebut menganggu gairah seks wanita? Sebab, rematik dan radang sendi memengaruhi kekuatan dan kelincahan wanita saat bercinta.
Gangguan kesehatan
Kajian melibatkan 100 ribu sukarelawan. Dalam perjalanan pengujian, para peneliti memperbandingkan tingkat kecenderungan penyakit pada pria dan wanita. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa wanita lebih rendah kedudukannya daripada pria dalam berbagai kriteria, terutama kekuatan.
Pria punya tulang yang lebih kuat dan lebih besar. Tidak hanya punya kemungkinan lebih kecil mengalami patah tulang, tapi mereka pun tidak merasakan masalah yang dialami wanita, seperti menopause.
Wanita tentu tahu bahwa menjelang dan saat menopause, terjadi perubahan hormon juga fisiknya, salah satunya jumlah kalsium dalam tubuh mulai menurun. Itu karenanya, wanita lebih mudah menderita rematik dan radang sendi.
Kemudian, berhubungan dengan masalah imunitas, wanita kemungkinan lebih besar memiliki sejumlah penyakit terkait sistem imun tubuh, seperti hypothyroidism.
Massa otot
Parahnya, akibat gangguan rematik dan radang sendi sangat sulit bagi wanita untuk menambah massa ototnya. Jumlah massa otot sendiri akan sangat tergantung pada hormon. Dibandingkan wanita, pria punya lebih banyak hormon testosteron yang berfungsi besar untuk membentuk massa ototnya. Tak heran jika pria punya kemungkinan lebih kecil mengalami gangguan tulang.
Kesehatan mental
Sementara untuk kesehatan mental, hasil yang didapat justru sebaliknya. Kemungkinannya, pria cenderung dua kali lebih besar mengalami skizofrenia (penyakit jiwa yg ditandai oleh ketidakacuhan, halusinasi, waham untuk menghukum, dan merasa berkuasa, tetapi daya pikir tidak berkurang/KBBI) dan autisme daripada wanita. Meski begitu, wanita ternyata punya risiko lebih besar mengalami depresi usai melahirkan dan menopause yang kerap memengaruhi kesehatan mentalnya.
Titik kelemahan pria
Para peneliti mengklaim bahwa titik kelemahan pria adalah jantung. Tidak seperti wanita, pria tidak memiliki jumlah estrogen cukup untuk melindungi jantungnya. Itu mengapa jumlah kasus serangan jantung banyak terjadi pada pria.(black_tim)

Suara Pria Menggambarkan Aktivitas Seksualnya?

Ketika Anda menerima telepon dari seorang pria yang tak Anda kenal, dan Anda terpesona mendengar suaranya yang empuk dan dalam, apakah Anda langsung berimajinasi mengenai tampang pria tersebut? Sebagian besar dari Anda pasti mengatakan "Ya". Dan, kecewakah Anda ketika akhirnya melihat sosok pria tersebut di hadapan Anda?
Penelitian menunjukkan, suara seorang pria yang begitu nyaman di terdengar di telinga ternyata juga menampakkan wajah yang good looking. Namun setidaknya, ketika Anda kecewa mendapati wajah pria di seberang telepon tidak seganteng yang Anda bayangkan, ia ternyata masih memiliki sejumlah kelebihan. Enggak percaya? Cek hasil penelitiannya di bawah ini.
Pria tampan bersuara dalamAnda belum pernah mendengar hal ini? Suara seorang pria ternyata juga menggambarkan kemampuan reproduksinya. Bukan sekadar mitos bahwa pria yang tampan biasanya memiliki suara yang dalam. Northumbria University di Inggris mengadakan suatu penelitian dimana mereka merekam suara para pria, dan mengajak pendengar (pria dan wanita) mengukur suara para pria tersebut berdasarkan daya tariknya, dominasi, kepercayaan diri, dan keseksiannya. Pendengar kemudian diminta melihat foto-foto pria dan menilainya. Para peneliti mendapati bahwa pria dengan suara yang dalam memiliki daya tarik yang lebih tinggi daripada yang bersuara tinggi, dan suara yang dalam juga berkaitan dengan wajah yang lebih menarik.
Mengindikasikan aktivitas seksualnyaSuara tidak hanya dapat memberi petunjuk bagaimana penampilan seseorang, tetapi kemungkinan juga kadar aktivitas seksualnya. Sebuah studi pada tahun 2004 mengamati hubungan antara daya tarik suara dan ukuran tubuh. Pada pria, suara yang memikat dikaitkan dengan rasio pundak hingga pinggul yang lebih tinggi (pundak lebih lebar, pinggang ramping). Sedangkan pada wanita, daya tarik suara dikaitkan dengan rasio pinggang ke pinggul (pinggang lebih ramping daripada pinggul). Para penulis studi ini berspekulasi bahwa karena testosteron mempengaruhi suara dan perkembangan fisik, suara bariton pria yang dalam dapat mengindikasikan massa otot dan kekuatan yang lebih besar, dan oleh karenanya, keserasian genetik yang lebih besar.
Begitu juga dengan wanita, hormon estrogen dan progesteron mempengaruhi suara wanita maupun dimensi tubuhnya, yang dapat mengindikasikan status reproduksinya. Karena suara wanita dikorelasikan dengan proporsi tubuh yang serasi (yang memainkan peran penting dalam daya tariknya) tidak mengherankan jika suara wanita juga dihubungkan dengan aktivitas seksualnya. Studi tersebut juga mendapati bahwa pria dan wanita dengan suara yang menggemaskan dilaporkan memiliki pasangan yang lebih seksual, mendapatkan pengalaman seksnya dalam usia yang lebih muda, dan cenderung tidak memilih-milih.
Perubahan suara wanita saat menstruasiAda fakta lain seputar suara wanita yang lebih menarik. Studi, yang dipublikasikan di jurnal Evolution and Human Behavior, merekam suara wanita pada 4 waktu yang berbeda selama masa menstruasi mereka. Dari studi tersebut terlihat bahwa wanita memancarkan suara paling menarik selama masa ovulasinya, ketika risiko pembuahan lebih tinggi. Sebaliknya, suara mereka terdengar paling kurang menarik selama menstruasi, ketika risiko pembuahan paling rendah. Penulis berspekulasi bahwa hormon-hormon yang mempengaruhi pangkal tenggorokan lah yang menyebabkan perubahan ini.
Namun ada faktor-faktor lain yang dapat mengubah bagaimana suara kita terdengar oleh orang lain. Orang cenderung menemukan suara yang penuh percaya diri lebih menarik. Dengan cara yang sama, suara yang jernih dan murah hati dapat meningkatkan ketertarikan antarpribadi, dan kemampuan menerima orang lain.(black_tim)

Suara Ibu di Telepon Setara Pelukan

Tentu saja semua ibu ingin menyaksikan tiap perkembangan buah hatinya. Tapi bagaimana jika ibu harus bekerja di luar rumah? Sering-seringlah berkomunikasi dengan si kecil lewat telepon karena suara ibu setara dengan pelukan.
Bekerja dan menjadi ibu memang bukan tugas yang mudah. Namun, ada banyak cara untuk menyiasati waktu yang langka. Komunikasi lewat telepon salah satunya. Selain menjadi "obat rindu", bercakap-cakap dengan anak di telepon juga akan membuat hati anak lebih nyaman, senyaman di peluk ibu.
Penelitian menunjukkan, pelukan bisa mengurangi rasa stres, bahkan rasa sakit yang kita derita. Namun, terkadang jarak menghalangi terjadinya kontak fisik. Untuk menyiasatinya, pelukan bisa digantikan sementara oleh komunikasi di telepon, khususnya suara ibu pada anaknya. Hal itu terbukti lewat penelitian terbaru yang dilakukan ilmuwan dari Amerika.
Penelitian melibatkan 60 anak perempuan berusia 7-12 tahun yang dikondisikan berada dalam situasi stres. Mereka diminta melakukan pidato di depan orang yang tidak dikenalnya. Kemudian kadar hormon mereka dimonitor, apakah ada perubahan yang terjadi ketika mereka mendapat pelukan dari ibunya atau ketika berbicara lewat telepon.
Anak-anak itu dibagi dalam tiga kelompok, yakni kelompok anak yang ibunya berada di sampingnya untuk memberikan rasa nyaman, baik berupa pelukan atau genggaman tangan. Kelompok kedua adalah anak yang berbicara dengan ibunya di telepon dan terakhir adalah kelompok anak yang menonton film March of the Penguin, yang bersifat netral.
Oksitoksin, hormon yang berkaitan dengan ikatan emosional dan menjadi penawar efek hormon stres, kortisol, ternyata meningkat pada anak di kelompok satu dan dua. Namun tidak demikian dengan kadar oksitoksin pada anak di kelompok tiga.
"Selama ini oksitoksin diketahui hanya keluar bila ada kontak fisik. Ternyata tidak juga, terbukti suara ibu di telepon memiliki efek setara dengan pelukan," kata Dr Leslie Seltzer, ketua peneliti, dari Universitas Wisconsin-Madison.(black_tim)

Stres karena Salah Prioritas

Dalam literatur Psikologi mengenai konsep diri, dinyatakan bahwa banyaknya peran yang diemban oleh seseorang akan menghasilkan konsep diri yang positif. Namun, cukup sehatkah bila kita harus menjalani berbagai peran dalam waktu yang sama?
Orang yang hanya memiliki sedikit peran dalam hidupnya, misalnya hanya menjadi istri/suami/anak dalam keluarga dan kurang memiliki peran lain di luar keluarga, memiliki konsep diri yang lebih negatif daripada mereka yang memiliki berbagai peran dalam masyarakat.
Tampaknya setiap peran yang diemban oleh seseorang (di dalam keluarga, di tempat kerja, di lingkungan rumah, di berbagai organisasi) memberikan kejelasan mengenai siapa dirinya dan memberikan perasaan bermakna.
Dari berbagai peran yang ada, umumnya peran di dalam keluarga dan peran pekerjaan merupakan hal yang dianggap sangat penting dalam hidup seseorang. Bila terjadi kegagalan dalam dua peran ini, seseorang akan merasa sangat kehilangan dan merasa dirinya telah gagal.
Meski demikian, banyak orang yang tidak cukup puas dengan hanya memiliki peran di dalam keluarga dan di dalam pekerjaan. Itulah sebabnya berbagai orgnisasi terus bermunculan, memberi kesempatan bagi banyak orang untuk melakukan berbagai kegiatan atas dasar hobi atau minat.
Dalam hal ini norma masyarakat dan agama ikut mendorong agar setiap orang memiliki peran sosial dalam kelompok agamanya dan dalam masyarakat. Dengan menjadi anggota sebuah kelompok atau organisasi, berarti seseorang telah menambahkan peran baru dalam hidupnya.
Memiliki Banyak PeranDalam hal pekerjaan, orang masa kini sering kali juga tidak cukup puas dengan satu pekerjaan. Mereka yang telah berhasil menjadi praktisi bisnis tertarik untuk menjadi pengajar pada lembaga pendidikan bisnis; yang menjadi pengajar tertarik terjun berbisnis atau pengembangan proyek pendidikan lainnya; yang telah menjadi pegawai pemerintah terjun pula ke bisnis, pendidikan, dsb.
Pendek kata, di kota-kota besar terdapat kecenderungan orang menerjuni berbagai peran sekaligus. Sementara tiap-tiap peran selalu memuat suatu tuntutan peran. Karena itu, semakin banyak peran yang diemban seseorang bukan saja memberikan efek konsep diri yang positif, melainkan juga berisiko menimbulkan konflik peran dan beban kerja yang berat.
Bagaimanapun, beban kerja yang berat dan konflik peran sangat potensial menimbulkan stres pada orang yang mengalaminya. Itulah sebabnya diperlukan pengelolaan agar stres yang muncul tidak berkembang menjadi keadaan yang membahayakan (distress): menurunkan kemampuan mental, menghambat kinerja, mengganggu kesehatan fisik.
Stres merupakan salah satu risiko kehidupan modern yang semakin kompleks, yang mendorong orang untuk terus “berlari” menjalani berbagai peran sekaligus, dengan beban kerja yang berat. Namun, ada yang perlu dicatat sebagai sesuatu yang sangat merugikan kualitas kita sebagai manusia, yakni kemampuan konsentrasi.
Di satu sisi lemahnya konsentrasi dapat muncul akibat stres, di sisi lain konsentrasi juga terjadi sebagai akibat langsung adanya berbagai peran sekaligus, dengan adanya beban kerja yang berat.
Dalam keadaan menjalani berbagai peran dengan tuntutan tugas yang berbeda-beda dalam waktu bersamaan, tidak memungkinkan seseorang untuk dapat benar-benar fokus pada satu hal. Tanpa konsentrasi tinggi, kita tidak akan mampu untuk menghasilkan pemecahan masalah yang memuaskan.
Problem KonsentrasiBetapa pentingnya konsentrasi, kita dapat melihatnya dari kebiasaan orang-orang genius dalam mengembangkan kreativitas dan memecahkan masalah. Salah satu di antaranya Leonardo da Vinci.
Salah satu karya da Vinci yang terkenal adalah lukisan Monalisa. Namun, kita tahu bahwa selain di bidang seni rupa, ia juga menghasilkan berbagai penemuan di berbagai bidang: botani, kedokteran, arsitektur kota, dan kemiliteran. Bagaimana mungkin satu orang menghasilkan berbagai penemuan penting yang sangat berharga bagi peradapan?
Salah satu kebiasaan penting yang mendasari kemampuannya yang luar biasa itu adalah kebiasaan da Vinci memberikan perhatian sepenuh-penuhnya terhadap apa saja yang diindranya, yang berarti konsentrasi.
Dalam sebuah permenungannya da Vinci menyampaikan komentar: “Rata-rata orang itu melihat tanpa memperhatikan, mendengar tanpa benar-benar menaruh perhatian, menyentuh tanpa perasaan, makan tanpa cita rasa, bergerak tanpa kesadaran jasmani, menghirup tanpa kesadaran bebauana atau wewangian, dan berbicara tanpa berpikir.”
Inayat Khan, tokoh sufi yang menulis buku Dimensi Spiritual Psikologi, menyatakan, “Dengan kesibukan yang kita alami, dengan seribu hal dalam sehari, kita biasanya tidak dapat berkonsentrasi dengan baik.” Padahal, dengan konsentrasi seseorang dapat lebih tajam dalam intuisi.
Pada bagian lain Inayat Khan menjelaskan, “Orang dengan berbagai tanggung jawab besar dan banyak kepentingan dalam hidup, tidak dapat mempertahankan satu pikiran tunggal, yang sesungguhnya merupakan suatu kekuatan besar.” Pikiran tunggal adalah terserapnya seluruh keberadaan seseorang dalam suatu pemikiran, percakapan, atau tindakan tunggal.
Bila kita selalu melatih diri dengan pikiran tunggal, kita akan lebih mampu untuk berkonsentrasi. Pikiran tunggal dikembangkan melalui latihan menetapkan pemikiran pada suatu subjek sampai pemikiran tentang hal itu selesai. Sementara kita berpikir tentang subjek tersebut, jangan sampai kita berpikir tentang subjek yang lain. Hal yang sama ini juga diterapkan dalam berbicara dan bertindak.
Hati-Hati Menyusun PrioritasPikiran tunggal merupakan hal yang sangat penting untuk mengembangkan konsentrasi. Untuk menyokong kebiasaan kita melakukan pikiran tunggal, ada hal yang perlu dilakukan, yakni menyusun prioritas. Hal ini sepertinya sudah biasa kita lakukan, yakni bila dihadapkan pada beberapa hal untuk diselesaikan, kita cenderung memilih satu atau dua hal untuk diselesaikan terlebih dahulu, dan menunda penyelesaian hal yang lain.
Biasanya kita memilih untuk terlebih dahulu menyelesaikan hal-hal yang mendesak (urgent) dan penting, berikutnya hal-hal yang penting tetapi tidak mendesak, disusul dengan hal-hal yang tidak penting tetapi mendesak, dan terakhir hal-hal yang tidak mendesak dan tidak penting.
Bila digambarkan urutannya sbb:Prioritas I: PENTING dan MENDESAKPrioritas II: PENTING namun TIDAK MENDESAKPrioritas III: TIDAK PENTING namun MENDESAKPrioritas IV: TIDAK PENTING dan TIDAK MENDESAK
Urutan tersebut sekilas tampaknya tidak mengandung masalah. Namun, seseorang yang telah menjalani hidupnya dengan berbagai peran secara sangat efektif ternyata memilih urutan yang berbeda.
Sebagai contoh, sebutlah namanya Ida, ia seorang istri dan ibu dua anak, bekerja sebagai konsultan perusahaan yang banyak berhubungan dengan orang asing, menempuh pendidikan doktor dalam waktu tiga tahun di bidang yang sangat diminati, meski jauh dari keahliannya sebelumnya.
Ia menjalani program doktor dengan mondar-mandir Surabaya-Yogyakarta, tetap bekerja, dan masih sempat melakukan aktivitas sosial seperti menangani korban lumpur Lapindo di Sidoarjo. Ia menyayangkan kecenderungan banyak orang untuk selalu menomorsatukan urusan penting dan mendesak seperti urutan di atas.
Mengapa?Satu hal yang menjadi risiko memprioritaskan hal penting dan mendesak adalah kita cenderung mengalami stres. Pilihan untuk mendahulukan hal yang mendesak, membuat kita terus-menerus menciptakan situasi yang terdesak dalam diri sendiri.Keadaan ini selanjutnya membuat kita kurang mampu berpikir secara rileks (tenang) dalam bekerja. Padahal, bekerja dengan rileks merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam penyelesaian tugas. Sebaliknya bila kita bekerja dengan perasaan terdesak, cenderung menghasilkan kelelahan secara fisik dan mental serta stres. Lalu, bagaimana sebaiknya?
Urutan prioritas yang disarankan adalah menukar tempat antara prioritas I dan II. Artinya yang didahulukan adalah hal-hal yang penting, tetapi tidak mendesak. Hal ini berarti kita bekerja bukan untuk mengatasi persoalan-persoalan, melainkan mengantisipasi supaya tidak terjadi persoalan di masa yang akan datang.
Selain lebih bermakna antisipatif, mendahulukan hal-hal yang tidak mendesak tidak membuat kita merasa selalu terdesak, sehingga kita tetap memiliki energi untuk pekerjaan-pekerjaan lain, termasuk pekerjaan yang penting dan mendesak. Itulah sebabnya, kita perlu bijaksana menyusun prioritas. @(black_tim)

Skenario Seksi Bercinta di Dapur Rumah

Kamar tak selamanya memberikan sensasi kenikmatan lebih.PETUALANGAN cinta bersama pasangan bisa dinikmati di mana saja. Kamar tak selamanya memberikan sensasi kenikmatan lebih. Bosan bercinta di kamar, Anda pun bisa mencoba di lokasi sensasional seperti dapur.
Dapur memiliki berbagai sudut lokasi unik yang bisa Anda eksplor bersama pasangan. Mulai dari meja hingga bagian samping kompor, Anda tetap bisa memberikan pelayanan ekstra pada pasangan. Bahkan, Anda bisa memasak dan menikmati hidangan pembuka terlebih dahulu, kemudian ditutup dengan pertempuran yang mengasyikkan.
Mengintip lebih dalam skenario seksi bercinta di dapur rumah, Anda bisa mencoba berbagai cara unik seperti yang dilansir Askmen.
Lantai dapur
Jika Anda pernah menyaksikan film 9½ Weeks, Anda tahu bahwa adegan bercinta duduk di lantai dapur dengan lemari es terbuka dan mata tertutup sambil menyuapi pasangan merupakan pengalaman cukup erotis.
Kali ini Anda bisa menikmati posisi bercinta doggy style bersama pasangan. Melakukannya di lantai dapur bisa sangat menyenangkan bagi pasangan. Tapi sebelumnya, pastikan Anda telah mempersiapkan berbagai atribut penting, seperti bantal atau selimut sebagai pendukung.
Di depan freezer
Posisi ini terbilang sangat bagus bila Anda mencobanya di saat musim panas. Pasalnya, hawa sejuk yang pasangan rasakan mampu membuatnya kian bergairah.
Buka freezer dari lemari pendingin yang terletak di dapur Anda, sementara itu Anda bisa membelai seluruh tubuhnya. Lambat laun pasangan siap menerima ”serangan” Anda dan sensasi dingin semakin meningkatkan hasratnya.
Di atas meja makan
Mengeksplor permainan di atas meja makan merupakan kegiatan menyenangkan. Dengan duduk di tepi meja, pasangan bisa bersandar dengan kedua tangannya, angkat dan pegang salah satu lututnya, dan Anda pun mulai bisa melancarkan ”serangan”.(black_tim)

Seks Tahan Lama dengan 3S

Bila Anda merasa kurang percaya diri akibat masalah yang satu ini. Tapi kini tak perlu khawatir, karena Anda bisa mulai mempraktekkan cara start-stop-start (3S) saat ini juga PUNYA masalah dengan kehidupan seks Anda? Bisa dimengerti bila Anda merasa kurang percaya diri akibat masalah yang satu ini. Tapi kini tak perlu khawatir, karena Anda bisa mulai mempraktekkan cara start-stop-start (3S) saat ini juga!
Cara ini mungkin konvensional, dan terlalu sering didengar. Tapi menurut para ahli, cara ini sangat bagus untuk mengendalikan diri sehingga mengulur waktu ejakulasi.
Tentu saja, cara ini membutuhkan kekompakan pasangan dan rasa pengertian. Bila pria sudah merasa akan ejakulasi, maka sebaiknya wanita berhenti melakukan rangsangan. Atau, pria bisa mencabut Mr P-nya keluar.
Tenangkan diri sekitar 5-10 menit, hingga aliran darah di daerah kelamin relatif menurun. Setelah itu, silakan melakukan rangsangan kembali. Demikian seterusnya hingga beberapa kali start-stop-start.
Teknik ini bisa dikombinasikan dengan cara menutup (menekan) lubang urine (kepala penis) oleh tangan, ketika hendak ejakulasi. Lakukan hal ini secara perlahan selama 15-20 menit, hingga pria merasa desakan cairan sperma kembali melemah.(black_tim)

Saat Tepat Wanita Semangat Ngeseks

Seks memainkan peran penting dalam kebahagiaan seseorang.TIDAK hanya pria, tetapi wanita juga menyimpan hasrat seksual yang hebat. Untuk melecut birahi wanita, Anda perlu menyiapkan waktu khusus dan cara yang tepat.
Seperti kebanyakan wanita, Anda mungkin merasa letih selepas bekerja di kantor atau menyelesaikan pekerjaan rumah. Dan seks merupakan hal terakhir di benak Anda ketika malam menjelang. Anda lebih memilih tidur delapan jam daripada berhubungan intim dengan pasangan. Padahal, suami sudah memberikan sinyal untuk segera mencumbu Anda. Lantas, apa yang harus Anda lakukan?
Aline Zoldbrod PhD, terapis seks dan penulis buku ”Sex Talk” menyarankan kepada Anda dan pasangan untuk berhubungan seks, sekalipun sedang tidak mood.
”Seks bisa membuat pasangan suami istri lebih bersemangat,” katanya, seperti dikutip Redbookmag, Rabu (20/1/2010).
Aline menambahkan, hubungan seks yang sukses bisa memacu Anda dan pasangan bereksplorasi menciptakan gaya dan variasi bercinta di luar kamar. Pasalnya, baru-baru ini sebuah studi yang dihelat National Bureau of Economic menemukan bahwa seks memainkan peran penting dalam kebahagiaan seseorang.
Selain itu, sambung Aline, pemilihan waktu yang tepat menjadi kunci utama kesuksesan hubungan intim pasangan suami istri. Menurutnya, pria bisa mengajak pasangan bercinta setelah menstruasi, karena saat itu gairah wanita sedang tinggi.(black_tim)

PelayananBerkumpul dan Saling Menguatkan

Sunarti (41) mengamati anaknya, Nova (2), yang berguling-guling di kasur di sebuah ruangan diklat provinsi di Jalan Setiabudi, Srondol, Semarang, Jawa Tengah. Meski usianya sudah dua tahun, Nova belum bisa berjalan. Namun anak perempuan itu sudah lancar berbicara, bahkan terkesan cerewet.
”Saya sedang berjuang menyeimbangkan tubuh dengan kepalanya,” kata Sunarti, warga Kota Magelang, Jawa Tengah. Nova yang mengalami hydrocephalus sudah dioperasi dua kali untuk memasang shunting. Pemasangan pertama menyebabkan infeksi sehingga harus diulang kembali. Agar tubuh dan kepalanya seimbang, Sunarti terus memberi gizi terbaik kepada Nova agar tubuhnya menjadi gemuk.
Nova adalah salah satu penderita hydrocephalus yang dioperasi oleh Wisma Kasih Bunda yang berlokasi di Jalan Sanggung Barat, Semarang. Wisma ini didirikan oleh perancang busana Anne Avantie. Sejak 10 tahun wisma ini didirikan sudah lebih dari 800 pasien mendapat pelayanan kesehatan secara cuma-cuma, termasuk operasi.
Untuk memberi pelayanan kesehatan, Wisma Kasih Bunda bekerja sama dengan RS Elizabeth Semarang. Pada perkembangannya, wisma ini tidak hanya melayani penderita hydrocephalus, tetapi juga menerima pasien penyakit lain yang membutuhkan bantuan.
”Mereka sudah datang ke wisma, saya tidak bisa memilih-milih mana yang harus ditolong dan mana yang tidak,” ungkap Anne. Pasien yang datang ke wisma bukan hanya dari daerah Jawa Tengah saja, tetapi juga dari luar Pulau Jawa, seperti Nias, Padang, dan Papua.
Selama ini Wisma Kasih Bunda menjadi tumpuan harapan bagi keluarga penderita hydrocephalus. Bukan hanya harapan untuk mendapat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai tempat untuk berbagi rasa.
Setiap ada kesempatan, keluarga penderita hydrocephalus dan penderita penyakit lainnya ini berkumpul di wisma. ”Kita berkumpul untuk saling memberi penguatan,” kata Margaretha atau Eta, ibu wisma.
Penguatan itu yang membuat Sujiatmi (45) dari Gunung Kidul, Yogyakarta, mau bersusah payah datang ke wisma sambil menggendong Lanjar (5) yang kepalanya besar dan berbentuk segitiga itu. Sujiatmi mengaku sering terpuruk karena sampai sekarang masih banyak tetangganya yang menganggap kondisi Lanjar itu sebagai kutukan.
”Di sini (wisma), saya punya banyak teman dan mendapat pengetahuan tentang penyakit anak saya. Saya sekarang lebih percaya diri menghadapi orang,” kata Sujiatmi. (black_tim)

Pasangan Sudah Bugil, Selanjutnya?

Cara hebat membuatnya turn on bakal membumbungkan gairah seksnya.
TUBUHNYA sudah tak lagi berbalut sehelai benang pun dan sudah siap Anda jajaki. Cara hebat membuatnya turn on bakal membumbungkan gairah seksnya.
Tak sedikit wanita yang bingung mengeksplorasi tubuh pasangan, padahal sudah bugil. Daftar berikut bisa jadi tip seks untuk benar-benar memuaskannya di ranjang, seperti dilansir Cosmopolitan.
Mandi shower
Panaskan suasana kamar mandi dengan mandi shower bersama. Tambahkan intensitas pancuran air shower dan rasakan sensasi “basah” dengan ciuman penuh gelora. Kedua mata Anda bisa saling tatap untuk mendorong keintiman lebih dalam.
Menyerang dari belakang
Berdiri di belakang tubuh pasangan, dan mainkan Mr P-nya dengan jari-jemari tangan Anda. Posisikan telapak tangan Anda di bawah area sensitifnya, cara yang sama saat dia bermasturbasi. Kemudian, bisikkan kata-kata erotis di telinganya sambil mencium lembut punggungnya.
Temukan G-spot-nya
Prostat adalah titik kenikmatan tertinggi pada pria yang bakal membangkitkan gairahnya. Untuk mencapai kenikmatan itu, maksimalkan intercourse dengan dua jari Anda beraksi di dalam lubang antara testikel dan anusnya.
Anda juga bugil
Sejauh ini, bisa jadi pasangan tidak pernah puas melihat tubuh bugil Anda yang tak lebih dari sekian menit. Mungkin Anda berpikir, saat ejakulasi didapat, untuk apa berlama-lama bugil di depannya? Tapi sekarang, biarkan dia menatap lekat tubuh Anda yang bugil untuk memicu libidonya lebih dahsyat. Siapa tahu ia segera bersiap untuk ejakulasi kedua, ketiga, dan seterusnya.
Beraksi di atas tubuhnya
Banyak survei membuktikan bahwa wanita sangat menyenangi gaya bercinta woman on top. Pasalnya, pasangan bisa lebih intim dengan saling menatap, menyentuh wajah, dan saling mengaitkan lengan. Teknik ini juga menjadi andalan untuk menahan ejekulasi pria lebih lama.
Animalistic sex
Berikan dia tantangan animalistic dengan posisi bercinta berdiri. Posisikan tubuh Anda bersandar di dinding, sementara kedua kaki melingkari pinggangnya (posisi menggendong). Dia akan semakin agresif saat mengendalikan tubuh Anda sekaligus mendapatkan sensasi visual dengan memandangi payudara Anda yang membuncah di hadapannya.
Temukan spot favorit baru
Panaskan seluruh sisi rumah Anda dengan pergumulan seru. Saatnya ke luar kamar tidur dan bercintalah di island dapur, bak kamar mandi, kap mobil yang diparkir di garasi, dan berbagai spot lain yang patut dicoba.(black_tim)

Musik Klasik Tak Bikin Anak Cerdas?

Berdasarkan riset terbaru, tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung apa yang disebut "efek Mozart", yang menghubungkan musik klasik Mozart dengan kemampuan kognitif.
Seperti dilaporkan HealthDay News, suatu penelitian telah memperdebatkan sekaligus mematahkan hasil riset terdahulu yang memperlihatkan hubungan antara mendengarkan musik Mozart dan peningkatan kemampuan otak.
Hasil studi pada 1993 yang diterbitkan di jurnal Nature menunjukkan bahwa mendengarkan musik Mozart akan meningkatkan kemampuan kognitif. Alhasil, riset ini lalu memicu para orangtua untuk memperkenalkan bayi dan anak kecilnya pada musik klasik, serta pengusaha berlomba menjualnya ke berbagai sekolah, pusat perawatan siang hari dan orangtua.
Namun, hasil kajian terbaru para ilmuwan Austria tidak menemukan bukti signifikan kalau mendengarkan musik Mozart memberi pengaruh pada kemampuan kognitif seseorang.
Dalam studi paling mutakhir itu, para peneliti di University of Vienna mengkaji lebih dari 40 studi dan penelitian yang tak disiarkan yang meliputi lebih dari 3.000 subyek. Kesimpulan mereka adalah tidak ada riset yang mendukung pendapat bahwa musik Mozart meningkatkan kemampuan otak anak.
Secara khusus, temuan itu membantah mitos mengenai dampak peningkatan kemampuan otak di antara pendengar musik Mozart. Para peneliti melaporkan bahwa mereka tak dapat mengonfirmasi dampak menguntungkan dari mendengarkan musik Mozart.
"Saya menyarankan mendengarkan musik Mozart kepada setiap orang, tetapi ini tak memenuhi harapan akan peningkatan kemampuan kognitif," kata penulis studi itu, Jakob Pietschnig, ahli ilmu jiwa di University of Vienna.(black_tim)

Menjadi Orang Tabah

Siapa pun kita, tidak ada yang bebas dari tekanan hidup atau stres. Bagaimana kita menyikapi atau merespon stres, ternyata sangat membedakan kita satu sama lain.
Ada orang yang mudah mengeluh dan mudah menyerah dalam menghadapi tekanan hidup. Ada pula yang begitu tegar, optimistis, dan memandang tekanan hidup sebagai tantangan yang dapat dihadapi. Perbedaan ini dapat disebut perbedaan dalam ketabahan menghadapi stres. Ketabahan hati ternyata memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan fisik dan mental kita.
Ketabahan hati, keteguhan hati, atau hardiness, merupakan topik yang jarang dibicarakan dalam psikologi. Untunglah, hal tersebut masih menjadi perhatian sebagian kalangan psikologi, sehingga kita dapat memanfaatkan pengetahuan mengenai ketabahan hati untuk keperluan praktis dalam menghadapi persoalan hidup.
Dalam uraian ini kita akan menemukan pengertian, komponen-komponen, dan manfaat dari ketabahan hati.
PengertianKobasa dkk. dalam Journal of Personality and Social Psychology (1982) menjelaskan ketabahan hati sebagai suatu konstelasi karakteristik kepribadian yang berfungsi sebagai sumber daya untuk menghadapi peristiwa-peristiwa hidup yang menimbulkan stres.
Tokoh lain, Cotton (1990), lebih jelas lagi mengartikan ketabahan hati sebagai komitmen yang kuat terhadap diri sendiri, sehingga dapat menciptakan tingkah laku yang aktif terhadap lingkungan dan perasaan bermakna yang menetralkan efek negatif stres.
Sementara Quick dkk. (1997) menyatakan ketabahan hati sebagai konstruksi kepribadian yang merefleksikan sebuah orientasi yang lebih optimistis terhadap hal-hal yang menyebabkan stres. Ini sesuai dengan pendapat Kobasa yang melihat ketabahan hati sebagai kecenderungan untuk mempersepsikan atau memandang peristiwa-peristiwa hidup yang potensial mendatangkan stres sebagai sesuatu yang tidak terlalu mengancam.
Orang yang memiliki ketabahan hati memiliki keberanian berkonfrontasi terhadap perubahan atau perbedaan dan menarik hikmah dari keadaan tersebut (Foster & Dion, 2004).
Nah, apa yang dapat Anda simpulkan mengenai ketabahan hati berdasarkan berbagai penjelasan tadi?
KomponenKomponen atau aspek apa saja yang terdapat dalam ketabahan hati? Pengetahuan mengenai hal ini memberikan kejelasan kepada kita untuk dapat mewujudkan ketabahan dalam hidup kita.
Franken dalam bukunya Human Motivation (2002) menjelaskan adanya tiga komponen di dalam ketabahan hati. Ketiga komponen itu adalah:
1. KontrolKomponen ini berisi keyakinan bahwa individu dapat memengaruhi atau mengendalikan apa saja yang terjadi dalam hidupnya. Individu percaya bahwa dirinya dapat menentukan terjadinya sesuatu dalam hidupnya, sehingga tidak mudah menyerah ketika sedang berada dalam keadaan tertekan.
Individu dengan ketabahan hati yang tinggi memiliki pandangan bahwa semua kejadian dalam lingkungan dapat ditangani oleh dirinya sendiri dan ia bertanggung jawab terhadap apa yang harus dilakukan sebagai respon terhadap stres.Seorang tokoh, DuDell, menjabarkan komponen ini menjadi empat, yaitu: (a) kerelaan dan keterampilan untuk membuat keputusan yang baik; (b) perasaan otonomi diri dan perasaan adanya suatu pilihan yang dapat diambil; (c) kemampuan untuk melihat peristiwa yang menyebabkan stres sebagai suatu bagian dari kehidupan; (d) motivasi untuk berprestasi sesuai dengan tujuan.
2. KomitmenKomponen ini berisi keyakinan bahwa hidup itu bermakna dan memiliki tujuan. Individu juga berkeyakinan teguh pada dirinya sendiri walau apa pun yang akan terjadi.
Individu dengan ketabahan hati yang tinggi percaya akan nilai-nilai kebenaran, kepentingan dan nilai-nilai yang menarik tentang siapakah dirinya dan apa yang mampu ia lakukan. Selain itu, individu dengan ketabahan hati yang tinggi juga percaya bahwa perubahan akan membantu dirinya berkembang dan mendapatkan kebijaksanaan serta belajar banyak dari pengalaman yang telah didapat.DuDell menjabarkan komponen ini menjadi empat, yaitu: (a) ketertarikan dan keingintahuan tentang hidup; (b) keyakinan dan ketahanan diri; (c) kerelaan untuk mencari bantuan dan dukungan sosial; (d) kemampuan mengenali nilai-nilai pribadinya yang unik dan tujuannya sendiri.
3. TantanganKomponen ini berupa pengertian bahwa hal-hal yang sulit dilakukan atau diwujudkan adalah sesuatu yang umum terjadi dalam kehidupan, yang pada akhirnya akan datang kesempatan untuk melakukan dan mewujudkan hal tersebut.
Dengan demikian individu akan secara ikhlas bersedia terlibat dalam segala perubahan dan melakukan segala aktivitas baru untuk bisa lebih maju. Individu seperti ini biasanya menilai perubahan sebagai sesuatu yang menyenangkan dan menantang daripada sesuatu yang sifatnya mengancam. Dengan pandangan yang terbuka dan fleksibel, tantangan dapat dipandang sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan dan harus dihadapi. Bahkan, tantangan dilihat sebagai kesempatan untuk belajar lebih banyak.
DuDell menjabarkan komponen ini menjadi empat, yaitu: (a) pendekatan yang fleksibel terhadap orang lain dan kondisi-kondisi tertentu; (b) memandang segala sesuatu secara positif dan optimis; (c) kerelaan untuk mengambil risiko yang membangun; (d) penghargaan serta penerimaan atas keunikan diri sendiri sebagai suatu berkah.
Tidak Mudah Jatuh SakitOrang yang tabah dapat memetik beberapa manfaat bagi dirinya. Wahyu Rahardjo dalam laporan penelitiannya mengenai ketabahan hati (2005) merangkum dari berbagai literatur, dan menuliskan adanya tujuh fungsi ketabahan hati ini.
1. Membantu dalam proses adaptasiIndividu dengan ketabahan yang tinggi akan sangat terbantu dalam melakukan proses adaptasi terhadap hal-hal baru, sehingga stres yang ditimbulkan tidak banyak. Sebuah penelitian membuktikan bahwa etnis Cina Kanada yang tinggal di Toronto, yang memiliki ketabahan hati lebih tinggi, lebih mudah beradaptasi dan mengurangi efek kecemasan serta tetap memiliki harga diri yang tinggi ketika mengalami diskriminasi. Sebuah penelitian lain memiliki hasil yang senada, menunjukkan bahwa ketabahan hati dapat membantu penyesuaian diri remaja pria yang melakukan wajib militer.
2. Lebih memiliki toleransi terhadap frustrasiSebuah penelitian terhadap dua kelompok mahasiswa, yaitu kelompok yang memiliki ketabahan hati tinggi dan yang rendah, menunjukkan bahwa mereka yang memiliki ketabahan hati tinggi menunjukkan tingkat frustrasi yang lebih rendah dibanding mereka yang ketabahan hatinya rendah.
Senada dengan hasil penelitian itu, penelitian lain menyimpulkan bahwa ketabahan hati dapat membantu mahasiswa untuk tidak berpikir akan melakukan bunuh diri ketika sedang stres dan putus asa.
3. Mengurangi akibat buruk dari stresKobasa yang banyak meneliti ketabahan hati menyebutkan bahwa ketabahan hati sangat efektif berperan ketika terjadi periode stres dalam kehidupan seseorang. Demikian pula pernyataan beberapa tokoh lain. Hal ini dapat terjadi karena mereka tidak terlalu menganggap stres sebagai suatu ancaman.
4. Mengurangi kemungkinan terjadinya burnoutBurnout, yaitu situasi kehilangan kontrol pribadi karena terlalu besarnya tekanan pekerjaan terhadap diri, sangat rentan dialami oleh pekerja-pekerja emergency seperti perawat dsb. yang memiliki beban kerja tinggi. Untuk individu yang memiliki beban kerja tinggi, ketabahan hati sangat dibutuhkan untuk mengurangi burnout yang sangat mungkin timbul. Sebuah penelitian memberikan hasil yang sesuai dengan pernyataan itu, yaitu perawat yang memiliki ketabahan hati tinggi, ternyata lebih sulit mengalami burnout dibanding perawat yang ketabahan hatinya rendah.
5. Mengurangi penilaian negatif terhadap suatu kejadian atau keadaan yang dirasa mengancam dan meningkatkan pengharapan untuk melakukan coping yang berhasilCoping adalah penyesuaian secara kognitif dan perilaku menuju keadaan yang lebih baik, bertoleransi terhadap tuntutan internal dan eksternal yang terdapat dalam situasi stres. Ketabahan hati membuat individu dapat melakukan coping yang cocok dengan masalah yang sedang dihadapi. Individu dengan ketabahan hati tinggi cenderung memandang situasi yang menyebabkan stres sebagai hal positif, dan karena itu mereka dapat lebih jernih dalam menentukan coping yang sesuai.
Pernyataan dari Schult & Schult (1994) tersebut didukung oleh sebuah penelitian terhadap perawat yang menunjukkan bahwa mereka yang memiliki ketabahan hati tinggi lebih baik dalam memilih coping yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.
6. Lebih sulit untuk jatuh sakit yang biasanya disebabkan oleh stresKetabahan hati dapat menjaga individu untuk tetap sehat walaupun mengalami kejadian-kejadian yang penuh stres (Smet, 1994). Karena lebih tahan terhadap stres, individu juga akan lebih sehat dan tidak mudah jatuh sakit karena caranya menghadapi stres lebih baik dibanding individu yang ketabahan hatinya rendah (Cooper dkk, 1998).
7. Membantu individu untuk melihat kesempatan lebih jernih sebagai suatu latihan untuk mengambil keputusan.Kobasa & Pucetti (1983) menyatakan bahwa ketabahan hati dapat membantu individu untuk melihat kesempatan lebih jernih sebagai suatu latihan untuk mengambil keputusan, baik dalam keadaan stres ataupun tidak. (black_tim)

Membina Moral Lewat Pengasuhan Orangtua

Dalam penulisan terdahulu, saya telah mengutip pendapat dari Linda dan Richard Eyre (1993) dari bukunya yang berjudul ”Mengajarkan Nilai-Nilai kepada Anak” tentang adanya 12 macam nilai moral yang perlu ditanamkan kepada anak.
Nilai-nilai adalah kejujuran, keberanian, cinta damai, percaya diri, disiplin diri dan sikap tahu batas, kemurnian, kesetiaan/dapat dipercaya, respek/hormat, cinta/kasih sayang, tidak egois/kepekaan, baik hati dan keadilan/belas kasihan.
Aabila pembaca mempunyai pandangan dan pilihan nilai moral lain yang dianggap lebih penting, hal tersebut tentunya sah saja karena pembagian nilai moral memang cukup bervariasi.
Dari ke-12 nilai yang telah disebutkan oleh pasangan Eyre, setengah yang pertama disebut sebagai ”nilai nurani” (values of being) karena nilai-nilai ini bermula dari berkembangnya kualitas atau sikap dalam diri kita yang menentukan perilaku dan cara kita memperlakukan orang lain. Sedangkan setengah yang terakhir disebut dengan ”nilai memberi” (values of giving) karena bermula ketika kita memberikan kepada orang lain dan selanjutnya akan berpengaruh terhadap jawaban siapakah kita.
Meski digolongkan, keduanya saling bertemu, tumpang tindih, dan mewarnai satu sama lain. Nilai nurani diberikan sebanyak yang diterima. Bisa dipraktikkan ”keluar”, tetapi bisa juga dikembangkan ”di dalam”.
Sementara itu, nilai-nilai memberi akan diterima sebanyak yang diberikan dan berkembang begitu dipraktikkan. Jadi, memberi dan menerima, berkembang dan membantu perkembangan anak, dengan cepat akan berpadu menjadi satu. Pada waktu kita mempraktikkan rasa sayang dan hormat kepada diri sendiri dan membangun nilai-nilai itu ke dalam diri kita, kita sekaligus menularkan disiplin atau kesabaran kepada anak kita melalui teladan.
Meningkatkan nilai moral
Menurut pasangan Eyre, memberikan contoh adalah guru yang terbaik. Hal-hal yang kita, sebagai orangtua, perbuat selalu berdampak lebih luas, jelas, dan berpengaruh daripada yang kita katakan. Jadi, apabila kita tidak ingin anak berdusta, orangtua juga harus memberikan contoh dengan menampilkan perilaku jujur. Agar anak tidak mem-bully teman sekolahnya, orangtua perlu menampilkan perilaku hormat, cinta damai, dan mengasihi.
Metode untuk mengembangkan moral anak perlu memerhatikan tahap perkembangan anak. Apabila anak belum bersekolah, metode yang paling efektif adalah melalui permainan sederhana, lagu, atau cerita. Apabila anak sudah makin besar, bisa melalui pepatah, puisi, permainan, simulasi, dan imajinasi. Bagi remaja, akan lebih sesuai dengan mengajak mereka berbincang tentang suatu konsep moral, mendiskusikan, dan menganalisis masalah bersama.
Yang menarik dari pembagian nilai moral Eyre yang berjumlah 12 ini adalah bahwa setiap bulan, orangtua dapat memusatkan perhatian untuk mengembangkan satu macam nilai moral dan apabila telah selesai dalam satu tahun, orangtua dapat mengulangi dari awal dengan metode yang berbeda karena anak sudah bertambah umur.
Bermain peran dan berbagai permainan kata akan bermanfaat karena memungkinkan anak menempatkan diri dalam suatu situasi, melihat dampak dan hubungan sebab akibat dari berbagai pilihan tingkah laku. Menghafalkan peribahasa dan membahas suatu cerita moral akan berguna untuk menanamkan nilai moral keanak.
Diskusi tentang konsep membuat anak dapat bicara tentang istilah moral sesuai dengan usia mereka, sementara orangtua membantu mengembangkan minat dan kemampuan anak untuk berbicara secara serius dengan orang dewasa. Terdapat hubungan erat antara perilaku moral anak dan banyaknya waktu yang digunakan untuk berbincang dengan orangtua. Apabila sering terjadi interaksi, nilai kita secara perlahan tapi pasti akan menular kepada anak.
Pengakuan atas perilaku positif dan pengabaian atas perilaku negatif terbukti lebih efektif dalam mengembangkan nilai moral. Orangtua lebih sering memerhatikan perilaku negatif, sedangkan yang positif terabaikan karena dianggap sudah semestinya dilakukan. Padahal, pemberian penghargaan dan ganjaran apabila digabung dengan pujian akan menjadi cara yang berdaya guna untuk mendukung perilaku yang bermoral. Anak juga perlu mendapat kesempatan untuk memperbaiki kesalahan.
Pemberian hukuman bagi pelanggaran peraturan kepada anak hendaknya hanya dilakukan kalau terbukti mereka mengerti tentang apa yang diharapkan darinya, terlebih lagi kalau anak sengaja melanggar harapan tersebut.
Cara terbaik tetap dengan memberikan ganjaran/hadiah apabila anak berperilaku sesuai nilai moral. Meski anak memerlukan disiplin, hal ini akan menjadi masalah serius bagi anak yang lebih besar. Penggunaan secara berkelanjutan teknik-teknik disiplin yang efektif ketika anak masih kecil ternyata cenderung menyebabkan kebencian kepada anak yang sudah lebih besar. Artinya, pemberian disiplin juga harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan seorang anak.
Apabila telah meningkat remaja dan bertambah umur, tentunya orangtua tak dapat mengawasi anak mereka lagi. Mereka sudah harus bertanggung jawab dalam pengendalian tingkah laku sendiri. Apabila terbukti bahwa remaja dapat memberikan alasan yang masuk akal bagi perbuatannya, ia dapat terhindar dari hukuman atau penolakan sosial.
Cara yang efektif bagi semua orang untuk mengawasi tingkah lakunya sendiri adalah melalui pengembangan hati nurani. Ia harus termotivasi untuk bertindak sesuai dengan standar moral kelompok. Seseorang akan merasa bersalah apabila sadar bahwa tindakannya tidak memenuhi harapan sosial kelompoknya, sedangkan rasa malu timbul hanya jika ia sadar akan penilaian buruk kelompok terhadap tindakannya itu.(black_tim)

Karena Miss V terlalu basah

Seorang istri menjadi takut berhubungan intim karena suami sering mengeluhkan vaginanya yang terlalu basah. Ia sampai takut mengonsumsi buah-buahan tertentu karena khawatir vaginanya menjadi makin basah.
"Saya seorang istri berumur 33 tahun, sudah empat tahun menikah, dan punya satu orang anak. Selama menikah, suami beberapa kali mengeluhkan vagina saya yang katanya, terlalu basah. Saya jadi tidak enak dan kadang-kadang merasa takut waktu akan berhubungan intim. Takut suami mengeluh lagi.
Saya pernah membaca iklan mengenai ramuan tradisional untuk mengeringkan kelamin wanita. Terus terang, saya ragu membelinya karena takut berbahaya bagi kelamin saya. Saya mohon penjelasan, apakah normal kalau vagina saya terlalu basah, seperti kata suami saya?
Adakah obat yang dapat membuat agar kelamin saya tidak terlalu basah? Saya sudah tidak mau makan buah-buahan seperti pepaya, nanas, dan semangka, meski tidak ada perubahan.W.S, Medan
Perlendiran = reaksi normalPerlendiran vagina merupakan reaksi normal yang terjadi pada perempuan sehat ketika mengalami rangsangan seksual. Banyak tidaknya perlendiran vagina dipengaruhi dua faktor berikut. Pertama, kuat tidaknya rangsangan yang diterima.
Kedua, keadaan kesehatan perempuan, khususnya yang berkaitan dengan pembuluh darah dan hormon seks. Kalau seorang perempuan tidak cukup menerima rangsangan seksual, reaksi perlendiran vaginanya sedikit atau mungkin tidak terjadi.
Demikian juga kalau mengalami gangguan pembuluh darah, yang mengakibatkan aliran darah ke pembuluh darah di vagina terhambat. Menurunnya hormon seks seperti estrogen dan testoteron juga mengakibatkan perlendiran vagina berkurang atau terhambat. Karena itu, pada perempuan menopause terjadi hambatan perlendiran vagina.
Kalau Anda ternyata mengalami perlendiran vagina ketika terangsang dan melakukan hubungan seksual, itu berarti sesungguhnya Anda normal. Sayangnya, suami mengeluh "terlalu basah" yang tentu mengganggu perasaan Anda sebagai perempuan.
Mudah dimengerti kalau Anda merasa takut melakukan hubungan seksual. Mungkin juga muncul perasaan seperti rendah diri atau kurang percaya diri, yang kalau berlangsung lama dapat mengganggu fungsi seksual Anda.
Menghadapi keluhan suami yang subjektif itu, paling tepat kalau Anda memberitahu bahwa perlendiran vagina merupakan reaksi normal pada perempuan sehat. Artinya, tidak harus dihambat atau ditiadakan. Justru kalau dihambat atau dikurangi, hubungan seksual terganggu oleh rasa tidak nyaman.
Bukan tidak mungkin suami terpengaruh berita salah atau mitos tentang seks yang berkaitan dengan perlendiran vagina. Contohnya, mitos yang menyebutkan ada wanita yang "becek", ada yang "kering". Demikian juga mitos tentang beberapa buah-buahan dapat menyebabkan perlendiran vagina banyak.
Itu semua tidak benar. Jadi Anda tidak perlu sampai tidak memakan buah-buahan, hanya karena takut mengalami perlendiran vagina yang banyak, seperti keluhan suami. Anda juga tidak usah terpengaruh iklan yang menawarkan ramuan untuk mengurangi lendir vagina. Sepanjang perlendiran itu terjadi ketika Anda terangsang, itu normal dan sehat.
Kalau terasa mengganggu ketika melakukan hubungan seksual, barangkali cukup hanya dengan membersihkan lendir itu.(black_tim)

Jenis-jenis Vagina Lengkap dengan Gambarnya


Vagina adalah alat kelamin wanita dan vagina juga merupakan saluran berbentuk tabung yang menghubungkan uterus ke bagian luar tubuh pada mamalia dan marsupilia betina, atau ke kloaka pada burung betina, monotrem, dan beberapa jenis reptil. Serangga dan beberapa jenis invertebrata juga memiliki vagina, yang merupakan bagian akhir dari oviduct. Vagina merupakan alat reproduksi pada mamalia betina, seperti halnya penis pada mamalia jantan.
1. Mutasyahhimah. Yaitu perempuan yang vaginanya dipenuhi lemak. Perempuan semacam ini tidak mendapatkan kenikmatan kecuali dari penis yang panjang sehingga bisa mencapai jarak terjauh.
2. Lizqah. Yaitu perempuan yang vaginanya termakan oeh daerah-daerah yang ada di sekitarnya. Lemak di dalamnya sedikit. Dan daging yang tersisa menempel dan menggantung pada bagian atasnya. Perempuan semacam ini menyukai penis yang diameternya lebar.
3. Qa’ra. Yaitu perempuan yang vaginanya cekung karena syahwatnya yang besar dan nafsunya yang melampaui batas. Penis yang paling disukainya adalah yang diameternya lebar dan kepalanya besar agar dapat memenuhi tempat-tempat yang ada di dalam dan mengalirkan nikmat kepadanya.
4. Jaufa. Yaitu perempuan yang sisi-sisi vaginanya berongga dan jarak antara kedua bibir serta sudut-sudutnya jauh. Vagina semacam ini tidak dapat dipenuhi kecuali oleh penis yang panjang dan besar. Biasanya dimiliki oleh perempuan yang tinggi.
5. Mutkhamah. Yaitu perempuan yang bagian bawah dan bagian atas vaginanya sama. Syahwatnya kecil dan orgasmenya cepat. Perempuan semacam ini menyukai laki-laki yang goyangannya kuat dan orgasmenya cepat.
6. Syafra’. Yaitu perempuan yang daging kedua sisi vaginanya tipis. Perempuan semacam ini menyukai penis yang panjang dan kecil.
7. Munhaniqah. Yaitu perempuan yang dinding-dinding vaginanya tebal pada bagian luar dan kurang berisi pada bagian dalam sehingga syahwat tertahan di dalamnya. Perempuan semacam ini menyukai penis yang besar dan diameternya lebar, urat-uratnya keras dan kepalanya sangat besar.(black_tim)

Inilah Untungnya Punya Hidung Besar

Memiliki hidung besar dan mancung memang menarik perhatian dan komentar banyak orang. Namun, hidung ukuran jumbo juga ternyata membawa anugerah bagi kesehatan karena dapat memberi perlindungan terhadap penyakit.
Seperti dilaporkan para ilmuwan Amerika Serikat, hidung besar menghirup hampir 7 persen lebih sedikit jumlah polutan ketimbang hidung yang kecil. Hidung besar juga berfungsi sebagai "benteng" yang menyaring bakteri dan virus sehingga tak masuk ke dalam mulut.
Penelitian menunjukkan bahwa semakin menonjol bentuk elemen wajah, seperti hidung dan bibir, akan semakin sedikit partikel debu dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Hidung besar juga dapat mengurangi dampak hay fever atau demam karena alergi.
Kesimpulan ini merupakan hasil kajian para ilmwan dari University of Iowa, AS. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan membandingkan dua jenis hidung buatan, salah satunya adalah berukuran 2,3 kali lebih besar. Setiap hidung ditempatkan pada model kepala manusia yang ditambahkan bibir dengan ukuran berbeda.
Hasil penelitian yang dipublikasikan jurnal Annals Of Occupational Hygiene ini menunjukkan hidung besar menghirup 6,5 persen lebih sedikit partikel debu. Bibir yang besar juga menurunkan jumlah partikel yang masuk hingga 3,2 persen._Temuan ini tentunya menjadi kabar baik bagi mereka yang punya hidung mancung dan besar. Namun, bagi Anda yang berhidung kecil tentu tak perlu berkecil hati. Tuhan telah menciptakan sebaik-baiknya bukan untuk estetika semata, tetapi juga untuk kesehatan.(black_tim)

Ingin Bugar? Bangun Lebih Pagi

Sebagian besar dari kita pasti tahu, bangun pagi baik untuk kesehatan. Tapi kebanyakan dari kita masih kesulitan untuk beranjak dari tempat tidur saat matahari baru akan menampakkan sinarnya.
“Itu adalah cerita klasik,” ucap Jorge Cruise, penulis buku 3-Hour Diet On the Go. Dan untuk cerita klasik ini, Cruise telah menyiapkan langkah sederhana yang bisa kita mulai lakukan esok hari.
“Lakukanlah secara perlahan-lahan,” Cruise menyemangati. Esok pagi, coba bangun 10-15 menit lebih cepat dari biasanya. Lalu lakukan beberapa gerakan yoga yang sederhana untuk melenturkan tubuh. Setelah itu Cruise menyuruh kita untuk melakukan sit-up. “Ini semua bisa dilakukan tanpa perlu mengganti baju tidur kita. Lusa, cobalah dengan olahraga yang sedikit berbeda seperti naik turun tangga atau keliling komplek rumah dengan sepeda.
Langkah sederhana ini memang tidak serta merta membuat kita masuk dalam kategori pecinta olahraga. Tapi setidaknya kita membuat 10-15 menit bangun lebih awal menjadi suatu aktivitas yang nyata. “Jika ini sukses dilakukan, maka silahkan masuk ke level olahraga berikutnya.” Dan langkah berikutnya itu adalah membuat kita 5 menit lebih cepat menyambut hari, “Sampai nanti kita benar-benar bisa bangun 30 menit lebih cepat!”
Saat sampai pada 30 menit lebih cepat untuk bangun pagi, Cruise menyakini, kita akan terbiasa bahkan merindukan udara serta sinar matahari pagi. Ini artinya, kita tidak perlu berkali-kali menekan tombol snooze pada alarm jam atau handphone kita. (black_tim)

Hidup dengan "Hydrocephalus"

Selain duduk di kursi roda, sekilas tidak ada yang berbeda dengan Gevin Hartono (17). Remaja ini tampak ceria, ramah, pandai bermain ”keyboard”, dan pintar berbahasa Inggris. Sebuah selang kecil tertanam di bagian belakang kepalanya.
Selang itu dipasang sejak Gevin berumur 40 hari setelah anak pertama dari pasangan Frangky Hartono (48) dan Liana Purwanegara (46) itu dilahirkan. Ketika hamil Gevin, dokter menemukan kelainan pada kandungan Liana yang sudah memasuki usia tujuh bulan.
Berdasarkan ultrasonografi (USG), dokter menyatakan bayi yang dikandung Liana mengalami ketidaksempurnaan dalam pembentukan ruas tulang belakang (spina bifida). Salah satu dampak dari kelainan itu, Gevin mengalami kelainan bawaan lainnya, yaitu hydrocephalus.
Kelainan ini menyebabkan cairan otak Gevin tidak bisa dibuang ke rongga perut. Pada kasus Gevin, saluran untuk membuang cairan otak itu juga tidak terbentuk. Akibatnya, kepala anak sulung Frangky ini terus membesar dan otaknya tertekan oleh cairan tadi.
Untuk membuang cairan otak, dokter memasang selang kecil (shunting) dari otak ke rongga perutnya. Menurut Frangky, seharusnya selang sudah harus dipasang 24 jam setelah bayi lahir. Namun, karena waktu itu ia kesulitan mendapat dokter yang tepat, selang baru dipasang setelah Gevin berumur 40 hari.
Otak Gevin sudah telanjur cedera akibat tekanan cairan otak. Namun, orangtua Gevin tidak menyerah. Setelah selang dipasang, Gevin yang mengalami kelumpuhan di tubuh bagian bawah terus dilatih orangtuanya.
Umur dua tahun Gevin sudah mengenal abjad dan pada usia tiga tahun ia mulai belajar bahasa Inggris. Gevin juga belajar main keyboard untuk melatih motorik halusnya.
Ayahnya memasukkan Gevin ke sekolah biasa sejak ia masih TK hingga sekarang sudah duduk di kelas II SMA sekolah swasta di Semarang, Jawa Tengah. Sejak 1998, keluarga Frangky pindah dari Jakarta ke Semarang. ”Untuk pelajaran yang memakai logika, seperti Matematika, Gevin mengeluh pusing. Namun, untuk pelajaran bahasa dan musik, dia senang sekali,” kata Frangky.
Serupa dengan Gevin, Stefanus Haryono (23) atau Yono yang tinggal di panti asuhan cacat ganda Bhakti Asih, Semarang, sudah bisa hidup mandiri meski ia mengalami hydrocephalus. Yono dibiayai panti asuhan untuk pemasangan selang ketika umurnya masih enam bulan.
Meski Yono tidak bisa sekolah biasa karena ia selalu pusing jika harus berkonsentrasi terlalu lama, pemuda itu memiliki banyak keterampilan, seperti membuat gantungan kunci, hiasan dari manik-manik, membuat pigura, dan kap lampu. Yono menjual hasil kerajinannya di acara-acara bazar atau kegiatan di panti-panti asuhan.
Segala usia
Teknologi shunting membuat hidup Gevin dan Yono yang mengalami hydrocephalus menjadi lebih berkualitas. Meski keduanya memiliki keterbatasan, Gevin dan Yono tetap bisa menjalani hidup normal hingga mereka dewasa.
Namun, banyak anak-anak hydrocephalus tidak seberuntung Gevin ataupun Yono. Tingginya biaya pemasangan shunting, yaitu sekitar Rp 7 juta sampai Rp 15 juta (termasuk biaya perawatan di rumah sakit), membuat anak-anak dari kalangan tidak mampu terlambat mendapatkan pertolongan. Tanpa shunting, cairan otak di kepala terus mendesak otak hingga menyebabkan kecacatan.
”Sebelum ada shunting, anak yang terlahir dengan hydrocephalus tidak memiliki harapan hidup karena sudah digugurkan sebelum ia lahir,” kata dr Mochammad Amanullah, dokter RS Elizabeth Semarang yang menjadi relawan pelayanan kasih hydrocephalus di Semarang.
Hydrocephalus memang kerap terjadi pada bayi, tetapi juga tidak menutup kemungkinan terjadi pada anak-anak ataupun orang dewasa. Pada bayi penyebabnya, antara lain, karena kelainan bawaan; infeksi otak atau selaput yang disebabkan kuman toksoplasma, meningitis, atau tuberkulosis. Sedangkan pada anak-anak atau orang dewasa bisa disebabkan benturan, tumor, dan perdarahan otak.
Untuk memasang shunting, dokter harus lebih dulu memeriksa kondisi otak anak hydrocephalus. ”Kalau otaknya sudah kecil atau rusak, operasi pemasangan shunting sudah tidak ada gunanya lagi,” ungkap Amanullah. Sebaliknya, apabila otaknya belum rusak, anak hydrocephalus bisa tumbuh normal seperti anak lainnya.
Terkucil
Orangtua yang memiliki anak hydrocephalus memang mengalami tekanan sosial yang luar biasa dari lingkungannya. Mereka tidak hanya dicibir atau diolok-olok, tetapi terkadang juga dituduh pernah menjalani perilaku tidak pantas sehingga melahirkan anak-anak dengan kepala membesar.
Tri Handayani (33), warga Desa Krasak, Kabupaten Jepara, harus menahan pedih ketika anak-anak kecil di kampungnya ketakutan jika ia membawa Jibril Cesar Ramadhan (2), anak bungsunya yang mengalami hydrocephalus, keluar dari rumah. Jibril yang lingkar kepalanya sudah mencapai 110 sentimeter itu juga sering menjadi tontonan orang-orang dewasa jika ia sedang berada di luar rumah.
Mau tidak mau Tri memang harus membawa Jibril ke luar rumah. Pasalnya, sejak ia melahirkan Jibril, suami Tri tidak mau menafkahi dirinya dan anak bungsunya itu. Namun, sang suami masih mau membiayai Eva (8) dan Bintang (4), dua anak Tri lainnya. ”Saya terpaksa bekerja untuk memberi makan Jibril dan membelikan susu,” tutur Tri yang bekerja sebagai buruh kerajinan di Jepara.
Setiap hari Tri harus mengurus Jibril sendirian. Karena tidak bisa duduk, Jibril setiap hari digendong atau dibaringkan dengan bantal yang ditinggikan. Selain suaminya, Tri juga dikucilkan oleh keluarga besarnya dan juga keluarga suaminya. Ia bahkan pernah diusir mertuanya karena membawa Jibril ke rumah mertuanya.
Kini Tri hanya bisa pasrah. Jibril sudah tidak bisa dioperasi lagi karena otaknya sudah mengecil. Setiap pukul 02.00, Jibril selalu menangis atau terkadang kejang-kejang karena desakan cairan otaknya. Hanya obat pengurang rasa sakit yang bisa membuat Jibril tenang. (black-tim)

Fantasi Seks Liar Para Wanita

Untuk memuaskan hasratnya, kaum hawa nyatanya juga memiliki segudang fantasi liar dalam sesi bercinta. (Foto: Ist)
JIKA Anda berpikir wanita hanya bisa duduk manis dan menunggu Anda beraksi di atas ranjang, sepertinya hal ini tak akan lagi terjadi. Untuk memuaskan hasratnya, kaum hawa nyatanya juga memiliki segudang fantasi liar dalam sesi bercinta. Anda mungkin akan terkejut saat mengetahui banyak wanita ingin melakukannya.
Tak hanya itu saja, rupanya hal ini lebih dari sekadar fantasi semata. Mereka berharap para pasangannya dapat memuaskan fantasi liar yang mereka miliki.
Penasaran mengetahui lebih dalam fantasi liar para wanita? Askmen akan membocorkannya pada Anda. Tentu hal ini akan membuat Anda melamun dan berdecak kagum karena Anda tak menduganya.
Rekaman video seks
Pasangan mungkin merasa ngeri ketika Anda mengajaknya untuk merekam adegan panas kalian saat bercinta. Tapi yang sebenarnya terjadi, pasangan pun pernah memikirkan hal ini dan berkhayal mencetak sebuah rekaman panas yang tak terlupakan bersama Anda.
Sayangnya, sebagian besar wanita kerap tidak terbuka dan mengungkapkan hal ini pada pasangannya. Percaya atau tidak, sebagian wanita lainnya justru memiliki fantasi liar lebih dari ini. Mereka berfantasi menikmati pertempuran panas bersama Anda di berbagai tempat umum dan tetap merekamnya.
Dia mendominasi permainan
Wanita cenderung menyukai pria yang besar, kuat, dan dapat menggendongnya saat pertempuran dimulai. Bercinta dengan pria yang memiliki kekuatan super merupakan salah satu dari fantasi seks para wanita. Konon, mereka menginginkan lawan yang seimbang dalam pertempuran.
Jangan heran bila pasangan mengikat Anda dan membawa ke tempat tidur, atau memaksa Anda memuaskan hasratnya dengan lidah Anda. Sehingga membuat Anda bertekuk lutut memohon perhatian lebih dari Anda. Dalam skenario ini, para wanita ingin mendominasi permainan dan mengalahkan Anda. Karena ini terhitung sebagai pengalaman yang menyenangkan baginya.(black_tim)

Faktor Psikologik dan Kadar Stres

Stres mungkin merupakan fakta dalam kehidupan kita, tetapi bagaimana kita menghadapi stres dapat menentukan bagaimana cara kita mengatasi stres tersebut.
Reaksi seseorang terhadap stres bersifat individual, tergantung dari faktor psikologik seperti makna yang diterapkan pada stres yang sedang dihadapinya. Misalnya, kondisi kehamilan yang merupakan kejadian yang berarti dalam kehidupan suatu perkawinan sangat ditentukan oleh seberapa besar hasrat kedua pasangan akan kehadiran anak sehingga kehamilan akan menjadi stres yang negatif bila kedua pasangan belum memiliki hasrat yang cukup untuk punya anak, tentunya.
Namun, stres tersebut menjadi sangat positif bila dihadapi oleh pasangan perkawinan yang sudah bertahun berharap memiliki anak kandung. Faktor psikologik lainnya yang juga berperan dalam menjadikan stres menjadi lebih ringan adalah bagaimana gaya penyelesaian masalah seseorang, kekerasan pribadinya, optimisme, dukungan sosial yang diperolehnya.
Gaya penyelesaian masalah
Apa yang kita lakukan saat kita menghadapi masalah yang sulit? Gaya penyelesaian yang manakah yang cocok dengan pribadi kita?
Berpura-pura tidak ada masalah adalah gaya seseorang dalam penyelesaian masalah dengan cara melarikan diri dari kenyataan/masalah. Melarikan diri dari masalah adalah gaya penyelesaian yang bermuatan emosi, dengan cara mengabaikan keberadaan stres, berbuat seolah tak terjadi stres atau keluar dari situasi yang menyebabkan stres.
Dengan demikian, seseorang merasa bahwa dirinya tidak menghadapi stres tersebut. Tentu saja gaya ini tidak membuat orang tersebut keluar dari masalahnya, tetapi justru kondisi mentalnya sama dengan orang yang terkena penyakit yang serius, tetapi tidak berusaha mendapatkan obat untuk menyembuhkan penyakitnya tersebut.
Dalam gaya penyelesaian yang terfokus pada masalah, seseorang akan dengan sendirinya mencermati stres yang dihadapi dan kemudian berupaya mendapatkan cara yang terbaik dalam mengatasi stres akibat penyakit yang dideritanya. Mereka dapat memodifikasi reaksi terhadap stres tersebut sehingga secara bertahap menurunkan kadar stres menjadi stres yang tidak lagi memberikan ancaman yang serius bagi dirinya.
Kedua jenis gaya dasar dalam penyelesaian masalah itu dapat diterapkan pada cara seseorang menghadapi penyakit yang dideritanya.
Bila seseorang menolak kenyataan akan penyakit yang diderita, variasi perilaku sebagai akibat dari penolakan tersebut adalah sebagai berikut ini:- Gagal mengenali gejala penyakit yang sebenarnya sangat serius akibatnya,
- Meminimalisasikan emosi negatif yang disebabkan oleh penyakit yang diderita
- Mengabaikan informasi yang mengancam tentang penyakit yang diderita.
Pengabaian penyakit yang diderita sangat membahayakan kesehatan kita, terutama bila sikap tersebut mengarahkan diri kita untuk tidak patuh terhadap perawatan medis yang disarankan dokter yang merawatnya.
Terdapat hasil penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang memiliki gaya penyelesaian dengan cara menolak kenyataan yang dihadapi, seperti mencoba untuk tidak memikirkan dan membicarakan penyakit yang dideritanya, ternyata memperlihatkan peningkatan progresif dari penyakitnya bila dievaluasi dibandingkan dengan orang yang lebih mendapatkan konfrontasi langsung tentang penyakit yang dideritanya. (Eping, et.al, 1994).
Seperti halnya upaya pengabaian penyakit, penolakan terhadap kenyataan menderita penyakit akan diikuti oleh ketidakpatuhan terhadap aturan pengobatan yang disarankan dokter yang merawat. Hal ini tentu saja memperburuk kondisi kesehatan penderita. Penolakan akan kenyataan menderita suatu penyakit juga memengaruhi peningkatan distres emosional yang menimbulkan kerusakan fungsi imunologik.
Jadi, mengapa kita tidak memilih gaya penyelesaian yang berpusat pada problem agar kita dapat mengatasi penyakit yang kita derita dengan hasil seoptimal mungkin demi pemulihan kesehatan fisik kita sendiri?(black_tim)

Dokter Umum Didorong Tahu Obat Herbal

Ikatan Dokter Indonesia bersama Kementerian Kesehatan tengah menyusun kurikulum untuk diaplikasikan dalam pendidikan dan pelatihan pengenalan obat-obatan herbal bagi dokter umum di Indonesia. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar IDI Slamet Budiarto mengatakan, penyusunan kurikulum sudah dilakukan selama enam bulan.
”Kurikulum akan diterapkan pada pelatihan bagi para dokter yang sudah berpraktik, terutama dokter umum,” kata Slamet seusai berbicara dalam Seminar Perkembangan Herbal dan Penggunaannya dalam Bidang Kesehatan yang diselenggarakan IDI Kota Padang dan produsen jamu Sido Muncul di Kota Padang, Sabtu (15/5).
Slamet mengatakan, kurikulum tentang obat-obatan herbal diharapkan bisa menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada obat impor. Di sisi lain, dilakukan upaya penelitian guna mendapatkan sandaran ilmiah bagi tanaman herbal untuk bisa digunakan dalam pengobatan medis.
Menurut Slamet, selama ini obat-obatan herbal baru digunakan pada tingkat promotif, belum sampai pada tingkat kuratif (pengobatan).
Guru Besar Universitas Diponegoro, Semarang, Prof dr Edi Dharmana menambahkan, hambatan terbesar untuk memproduksi dan mengenalkan obat herbal ialah relatif minimnya anggaran penelitian. Penelitian penting untuk uji klinis obat herbal sebelum menjadi fitofarmaka.
”Kita harapkan para dokter mau menggunakan obat herbal. Masalahnya, belum semua obat (herbal) diteliti kandungan aktifnya. Jadi, tidak ada bukti klinis sehingga dokter ragu,” kata Edi yang juga peneliti obat herbal dan ahli imunologi itu.
Edi menyatakan, saat ini di Indonesia baru ada lima obat herbal Indonesia yang lulus uji klinis untuk jadi fitofarmaka, yaitu Stimuno (peningkat kekebalan tubuh), Tensigard Agromed (obat darah tinggi), X-Gra (peningkat gairah seksual laki-laki), Rheumaneer (pengurang rasa nyeri), dan Nodiar (antidiare).
Namun, setelah lolos uji klinis, obat herbal dari bahan-bahan alami tadi harganya relatif mahal dan cenderung sama dengan obat-obatan impor. Contohnya Tensigard Agromed yang terbuat dari seledri (Apium graviolens L) dan tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus Bent).
Menanggapi hal tersebut, Slamet mengatakan, yang terpenting memanfaatkan dan menggunakan dulu obat herbal dari keanekaragaman hayati Indonesia.(black_tim)

Bahasa Tubuh Saat Pria Jatuh Cinta

Apakah si dia sekedar menyukai atau sangat tertarik dengan Anda ? Hal itu bisa diketahui dari bahasa tubuhnya. Mengetahui arti bahasa tubuh pria bisa mempermudah Anda berkomunikasi dengannya. Berikut arti dari empat bahasa tubuh pria.
1. Dia memandang mata Anda lebih dari dua kaliJika ada seorang pria terlihat memandangi mata Anda lebih dari dua kali, tandanya ia memeriksa kondisi di sekeliling apakah Anda sendirian, bersama teman, atau bersama pasangan. Lalu, jika ia melihat Anda lebih dari tiga kali, tandanya ia sangat penasaran, dan ingin mendekati Anda. Menurut Janine Driver penulis buku "You Say More Than You Think, meskipun pria tidak mendekati tetapi jika ia memandang wanita berkali-kali, tandanya ia sangat tertarik.
2. Mendekatkan wajahnyaKetika seorang pria tertarik pada seorang wanita, ia akan memasuki ruang pribadi. Yaitu dengan meletakkan wajahnya dekat dengan wajah Anda saat berbicara. Menurut Driver, pria akan mendekatkan wajahnya pada wanita incaran lebih dari biasanya, jika ingin menjadi orang yang spesial.
3. Berbicara pelan dan lembut“Saat tertarik pada seseorang, Anda akan berbicara 25 persen lebih pelan dan lembut dibandingkan saat berbicara normal," kata Greg Hartley, lulusan U.S. Army Interrogation School dan penulis "Date Decoder",seperti VIVAnews kutip dari Shine. Jadi, jika ia berbicara seperti menggantung pada setiap kata, sebenarnya ia ingin melihat reaksi dan mendengar cerita Anda.
4. Berusaha menyentuhPria yang berusaha menyentuh dan selalu berusaha untuk berdekatan merupakan tanda-tanda ia sedang jatuh cinta. Ia akan berusaha menyentuh tanpa disadari. Hal itu menggambarkan keinginannya untuk melindungi Anda melalui sentuhannya.(black_tim)

Bahagia = Memiliki Rasa Hidup yang Benar

Kita sering mengira, bila keinginan terbesar kita terpenuhi, kita akan merasa senang selamanya. Sebaliknya, bila keinginan tidak terpenuhi, maka kita mengira akan merasa susah selamanya. Padahal, rasa hidup yang sebenarnya adalah sebentar senang dan sebentar susah.
Karena sering mengira bahwa bila keinginan terbesar terpenuhi kita akan merasa senang selamanya, kita sering mengejar sesuatu secara mati-matian dan menghindari sesuatu yang tidak kita ingini juga secara mati-matian. Pengertian yang salah mengenai sumber kebahagiaan ini dapat menyebabkan kita mengejarnya, dan dengan demikian kita justru dapat merasa sengsara.
Tulisan pada edisi yang lalu sedikit menjelaskan bagaimana kita dapat mencapai kebahagiaan menurut Psikologi Hidup Bahagia dari Ki Ageng Suryomentaram. Kita dapat mengalami surga tabah/tatag dan memiliki rasa tenteram bila memahami bagaimana keinginan-keinginan yang bersifat mulur–mungkret (berkembang-menyusut). Itulah yang menyebabkan kita sebentar senang karena keinginan yang terpenuhi, dan sebentar susah karena keinginan yang tidak terpenuhi.
Kita akan merasa tenang dengan memahami bahwa tidak ada rasa senang yang terus-menerus, dan tidak ada pula rasa susah yang terus-menerus. Dengan demikian, kita tidak perlu gentar bila keinginan-keinginan tidak tercapai. Toh kita hanya akan susah sebentar, dan akan kembali senang karena keinginan lain yang terpenuhi.
Dengan mengenali keinginan-keinginan sendiri, dengan memiliki pengetahuan mengenai rasa pribadi (pangawikan pribadi), kita dapat merasa bebas. Sebaliknya, tiadanya pengertian tentang rasa pribadi akan menghasilkan konflik-konflik dengan diri sendiri dan juga dengan orang lain.
Hal tersebut di atas dapat dilihat dalam contoh ketika kita mengalami konflik karena keinginan-keinginan kita bertentangan. Keinginan untuk langsing, misalnya, membuat kita menolak makanan. Sementara itu, keinginan untuk mengusir rasa lapar dan menikmati makanan kegemaran mendorong kita untuk menikmati makanan.
Keinginan yang bertentangan (berkonflik) ini membuat kita merasa susah (sengsara). Namun, bila keinginan-keinginan ini diamati dan dimengerti, keinginan-keinginan ini akan mereda, dan kita hanya merasa susah sebentar.
Demikian juga ketika keinginan kita bertentangan dengan keinginan orang lain, bila kita amati, kita mengerti, maka keinginan itu akan mereda. Dengan demikian, reda pula konflik yang terjadi.
Rasa hidup yang benarSenang dan susah adalah rasa hidup. Seperti dijelaskan di atas, kita sering mengira bila keinginan terpenuhi, kita akan senang selamanya. Selain itu, kita juga sering mengira bahwa keadaan atau atribut tertentu merupakan sumber kebahagiaan.
Contohnya, kita sering mengira bahwa orang yang kaya itu pasti selalu senang dan sebaliknya orang miskin itu selalu susah. Ternyata sama saja: baik kaya maupun miskin sama-sama sebentar senang dan sebentar susah, silih berganti. Sekali lagi, dalam hidup ini tidak ada hal yang layak dikejar secara mati-matian atau dihindari secara mati-matian.
Rasa hidup yang benar menurut Suryomentaram, tokoh Psikologi Jawa, adalah rasa hidup seseorang yang merasa sebentar senang dan sebentar susah seperti yang telah dijelaskan di atas.
Rasa hidup yang benar dapat dialami bila seseorang bertindak sesuai dengan 6-sa: sapenake, sabutuhe, saperlune, sacukupe, samestine, dan sabenere. Bila kita dalam bertindak berpegang pada prinsip tersebut (dengan enak, sesuai kebutuhan, seperlunya, secukupnya, semestinya, dan sebenar-benarnya), kita dapat memiliki rasa hidup yang benar: sebentar senang, sebentar susah.
Dengan demikian, kita tidak akan merasa sengsara selamanya bila suatu keinginan tidak tercapai, dan mengira dapat senang selamanya bila mencapai suatu keinginan.
Keinginan itu salah?Keinginan yang terpenuhi menimbulkan rasa senang, dan sebaliknya keinginan yang tidak terpenuhi menimbulkan rasa sengsara. Orang yang mengejar keinginan justru dapat merasa susah (sengsara).
Dengan berpegang pada pernyataan-pernyataan tersebut, bisa jadi kita lalu beranggapan bahwa adanya keinginan-keinginan itu menyebabkan kita tidak bahagia. Semakin banyak keinginan, semakin banyak yang tidak tercapai, membuat kita merasa sengsara.
Mungkin ada yang berpendapat bahwa lebih baik membuang keinginan-keinginan, daripada menjadi kecewa atau sakit hati bila tidak terpenuhi. Ada yang menyimpulkan bahwa kita dapat hidup tenteram bila tidak memiliki banyak keinginan?
Seorang ibu dibuat pusing oleh putranya (9 tahunan) yang terus-menerus menyodorkan berbagai permintaan. Terutama pada waktu luang, ia selalu penuh permintaan, seperti membeli makanan kecil, makanan berat, mainan, CD game, hingga permintaan membeli benda-benda yang mahal, seperti ponsel dan sebagainya.
Bila ibunya berusaha mengendalikan agar ia tidak meminta sesuatu yang tak dapat dipenuhi atau meminta supaya si anak mengendalikan keinginan, si anak akan mengatakan, ”Ibu tidak pernah membuat anaknya senang”, ”Bilang saja ibu tidak boleh”, dan berbagai kalimat lain yang menyerang ibunya.
Apa yang terjadi dalam kasus ini adalah usaha si ibu agar anaknya menekan keinginan-keinginan yang ada. Akibatnya, si anak merasa ditekan sehingga ia pun balik menyerang ibunya dengan kata-kata.
Jadi, usaha untuk mengendalikan keinginan dengan cara seperti ini sebenarnya percuma saja. Selain menghasilkan serangan balik, toh keinginan-keinginan si anak semakin hari tidak semakin berkurang.
Apa yang diajarkan oleh Suryomentaram bukanlah pesan untuk menekan atau meniadakan keinginan, melainkan agar kita menjadi pengamat atas keinginan-keinginan kita sendiri. Dengan mengamati (sebagai pengamat yang netral) keinginan kita itu, tanpa menghakimi, tanpa usaha untuk meniadakan, kita akan menjadi lebih tenang.
Penderitaan iri dan sombongMenurut Suryomentaram, apabila seseorang mengerti bahwa rasa orang sedunia sama saja, bebaslah ia dari penderitaan iri hati dan sombong, kemudian dapat masuk surga ketenteraman. Dalam segala hal ia bertindak sesuai dengan prinsip 6-sa yang telah dijelaskan di atas.
Bagaimana dengan orang yang mengalami iri hati dan sombong? Orang yang iri ingin lebih unggul dari orang lain. Meski ia mengenakan pakaian apik, punya rumah indah, dan sebagainya, bila ada orang lain yang lebih unggul, ia tidak dapat merasakan bahwa pakaiannya apik. Ia merasa ada yang kurang, tidak dapat merasa tenteram. Demikian pula orang yang sombong, ia selalu merasa lebih unggul daripada orang lain.
Ketika dihinggapi rasa iri dan sombong, orang tidak dapat merasakan rasa hidup yang benar. Pandangannya gelap. Meski ia sudah memiliki sesuatu yang berharga (dapat membuat rasa senang, dapat membuat rasa kenyang, dan sebagainya), ia tidak dapat merasa senang karena masih menginginkan apa yang dimiliki oleh orang lain.
Dengan kesombongannya, ia tidak dapat memiliki rasa sama dengan orang lain. Padahal, rasa sama ini merupakan sumber kebahagiaan. @(black_tim)

Akting Wanita saat Ngeseks

Kesenangan Anda melihatnya beraksi bugil menyatakan padanya betapa ia sangat atraktif/Askmen
KALAU tak ingin cerita seks monoton, peran pasangan wanita saat bercinta sebaiknya jangan melulu pasif dan menerima perlakuan Anda. Banyak peran yang bisa dimainkannya selama bergumul.
Kalau Anda mengira wanita tidak punya fantasi seks, maka Anda keliru. Wanita juga bisa berpikir nakal saat membayangkan aksi apa yang diinginkannya selama ajang pergumulan. Mereka siap mengejutkan Anda dengan ide-ide yang tak pernah Anda bayangkan sebelumnya.
Sementara sebagian besar wanita menghabiskan banyak waktu untuk berfantasi seks, dan sebagian lainnya masih berharap, kini saatnya Anda memuaskan keinginan seksnya. Terdengar menarik, bukan? Berikut beberapa peran yang ingin dimainkan wanita saat bergumul dengan Anda, seperti dilansir Askmen.
Penari striptease
Pasangan wanita Anda ingin menari bugil di hadapan Anda. Mengapa? Kesenangan Anda melihatnya beraksi menyatakan padanya betapa ia sangat atraktif. Selanjutnya, ereksi Anda pun menjadi tanda bagaimana ia mampu mengendalikan permainan Anda.
”Pemerkosaan”
Banyak psikolog percaya bahwa aksi “pemerkosaan” memberi warna tersendiri dalam ajang bercinta. Peran tersebut membuatnya liar dan kecanduan akan seks “kotor”, tentu tanpa diikuti perasaan bersalah.
Bawa ia ke kamar tidur secara paksa. Saat tubuhnya sudah berada di atas ranjang, maksimalkan tenaga Anda untuk “memperkosanya”.
Setiap aksi cepat dan “kasar” Anda akan membuatnya makin liar (serasa menjauh dari si pemerkosa) hingga berlanjut pada penetrasi, dan menuntunnya merasakan orgasme menyenangkan. Selama sesi bercinta, Anda berdua boleh saling mengeluarkan teriakan. Ssst, jangan sampai orang rumah mendengar!
Guru/pelajar
Wanita senang dengan ide mengenakan kostum seragam sekolah putri. Sebagian bahkan ingin mengambil peran lebih lanjut, berakting bak pelacur nakal yang tidak akan berhenti menggoda Anda sampai Anda bertekuk lutut dan memberinya pukulan (spanking sex) yang ia harapkan.
Memang benar, banyak wanita dewasa mengkhayal aksi spanking sex dari Anda. Aksi tersebut memukau baginya karena dua alasan, tidak hanya menunjukkan dominasi “kesakitan” menyenangkan, tapi juga biasanya mengarah langsung ke hot, hot sex.(black_tim)

237 Alasan Melakukan Hubungan Seks

Kenapa orang melakukan seks? Sebuah penelitian menghitung berbagai cara dan menghasilkan 237 alasan, mulai dari hal yang indah hingga ke masalah skandal. Beberapa motivasi datang dari hati. Yang lainnya datang dari tempat lain pada anatomi.
Alasan utama melakukan seks adalah, “Saya tertarik dengan orang tersebut.” Demikian menurut penelitian yang dimuat pada Archives of Sexual Behavior edisi Agustus, seperti dikutip WebMD. Nama peneliti Cindy Meston, Ph.D, dan David Buss, Ph.D, dari Departemen Psikologi, University of Texas, Austin.
Pertama-tama, mereka bertanya kepada 203 pria dan 241 wanita berusia 17-52 tahun di Austin, Texas, untuk membuat daftar atas setiap alasan mereka melakukan seks. Para pria dan wanita itu tengah mengambil kelas psikologi atau sedang ikut serta dalam penelitian lain di Laboratorium Psikofisiologi Seksual, University of Texas.
Secara keseluruhan, partisipan menulis 715 alasan melakukan hubungan seksual. Para peneliti menghilangkan alasan yang diulang, menyaring hingga tersisa 237 alasan. Selanjutnya, Meston dan Buss mempresentasikan daftar tersebut kepada 1.549 mahasiswa psikologi dan meminta mereka untuk memberi peringkat seberapa sering atau pernah melakukan seks untuk setiap dari 237 alasan itu.
Para peneliti mengidentifikasi sembilan tema besar yang merupakan karakteristik alasan puncak untuk melakukan seks.
- Murni tertarik pada orang lain secara umum- Ingin mengalami kenikmatan fisik- Mengekspresikan cinta- Timbul hawa nafsu pada orang lain- Untuk meningkatkan kedalaman hubungan- Keingintahuan atau mencari pengalaman baru- Menandakan kejadian spesial untuk dirayakan- Hanya peluang belaka- Keadaan yang tidak bisa dikontrol
Penelitian juga menekankan lima pokok alasan yang frekuensinya sedikit disebutkan oleh mahasiswa. Pokok-pokok tersebut termasuk ingin menyakiti orang lain (pasangannya, musuh, atau orang asing), mendapat sumber daya (seperti pekerjaan, uang, obat-obatan, hadiah), memperkuat status sosial, menggunakan seks sebagai sesuatu yang kelihatannya tidak terkait (seperti meredakan sakit kepala), atau melakukan seks karena tugas atau tekanan.(black-tim)

3 Lokasi Reguk Kenikmatan Seksual

Dengan mencoba beragam posisi bercinta di area penuh risiko, konon Anda dan pasangan semakin intim untuk menuntaskan birahi.
JIKA pasangan suami istri (pasutri) lebih memilih berhubungan seks di atas ranjang, kini saatnya mengeksplorasi lokasi penuh risiko.
Dengan mencoba beragam posisi bercinta di area penuh risiko, konon Anda dan pasangan semakin intim untuk menuntaskan birahi. Nah, tiga lokasi berikut yang diulas Askmen bisa menjadi referensi Anda dalam berhubungan intim.
Fitting room
Ini kesempatan buat Anda yang ingin mencari sensasi berbeda pada aktivitas seks dengan pasangan. Sebelum melakukan aksi saling mencumbu, Anda harus mencari fitting room yang aman.
Suasana hening ruangan bisa menambah kenikmatan hubungan bercinta Anda dan pasangan. Berusahalah untuk menahan desahan jika Anda berdua sangat menikmati setiap sensasi dari aksi mencumbu. Sebab, orang yang sedang mencoba pakaian di kamar sebelah bisa mendengarkan aksi hot yang Anda sedang nikmati berdua.
Kantor
Bila Anda dan suami berada pada kantor yang sama, mungkin Anda bisa mencuri waktu istirahat atau sebelum memulai beraktivitas untuk melakukan seks kilat. Konon, seks kilat di pagi hari bisa membangkitkan energi penuh untuk semakin bersemangat memulai pekerjaan.
Lakukan dengan posisi missionary ataupun posisi woman on top. Tapi, sebaiknya Anda dan pasangan melakukannya dengan kondisi baju tetap melekat di tubuh masing-masing. Jangan melucuti pakaian pasangan Anda, walaupun Anda begitu terangsang melihat ia mengenakan lingerie warna menggoda.
Berhati-hatilah jika Anda berhubungan seks di kantor. Pasalnya ini bisa menjadi masalah besar bila sampai terdengar di telinga atasan, karena puluhan pasang mata akan melihat aksi Anda. Sebaiknya Anda mengatur waktu dengan bijak, sehingga Anda dan si dia bisa meraih orgasme dalam waktu singkat.
Pantai
Jika Anda penggemar berat film The Beach, maka pantai bisa menjadi lokasi favorit bercinta Anda dan pasangan. Pasir putih, air pantai yang berwarna biru kehijauan bak permata pirus, dan batu kapur di pesisir pantai dapat meningkatkan libido untuk bergumul.
Walaupun pantai termasuk yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara maupun lokal, tapi Anda masih bisa bergumul di pesisir pantai bersama pasangan. Jika ingin tak tertangkap mata para turis, Anda bisa "bermain" di dalam deburan ombak. Bersanggama lah ketika Anda dan pasangan sedang asyik berenang.
Air sebagai media ketika sanggama mampu memacu libido. Pijatan lembut dari air dapat melancarkan peredaran darah. Aliran darah pada alat vital Anda dan pasangan pun akan lancar, dan dengan sendirinya membuat Anda berdua terangsang hebat.
Jika Anda masih ragu untuk bercinta di pantai, mungkin menonton aksi Leo DiCaprio ketika mencumbu pasangannya bisa menjadi referensi Anda.(black_tim)

2 Sinyal Wanita Bikin Mr P Berdiri

Setiap pria pasti tergoda saat melihat wanita beraksi panas di hadapannya.
PRIA boleh jadi lebih agresif dari wanita. Namun, ada saatnya birahi wanita sedang berada di titik puncak. Jika selama ini pria lebih aktif mengajak bercinta. Kini, giliran wanita yang memulai ajang pergumulan.
Bila Anda ingin mengajak suami bergumul dengan cara nakal, ada strategi yang harus dilakukan. Mulai dari mengeksplor seluruh daerah sensitifnya, ataupun memberikan aksi liar dalam mencumbunya.
Dua cara membuat pria terangsang diulas singkat Cosmopolitan, seperti:
Menggeliat di atas tubuh pasangan
Setiap pria pasti tergoda saat melihat wanita beraksi panas di hadapannya. Jika ingin segera membuatnya turn on, maka saatnya Anda melancarkan aksi yang memikat. Salah satu cara ialah bermasturbasi di depannya. Cara ini disinyalir dapat segera membakar hasrat bercinta si dia.
Aksi foreplay yang menggoda
Foreplay menjadi ajang pembuka yang menentukan sebuah pergumulan berakhir luar biasa, atau biasa saja.
Jika Anda dan pasangan sedang melakukan foreplay menggoda, Anda bisa membalas aksi yang lebih "nakal". Kecup perlahan leher si dia sampai payudaranya. Jika pasangan sudah mulai mendesah, itu sebagai tanda Anda harus segera mengendalikan pergumulan. Atau ketika Anda asyik berciuman dengannya, lihatlah respons pasangan. Bila kedua tangan pasangan ”sibuk” menjelajahi payudara Anda, itu pertanda hasrat pria sudah membara.
Sudahkah Anda mencoba strategi tersebut?(black_tim)

1 dari 10 Pria Menyewa PSK

Survei terbaru yang dilakukan oleh Metro, sebuah harian di London, Inggris, mendapati bahwa 1 dari 10 pria pernah menggunakan jasa PSK (pekerja seks komersial). Sebanyak 12 persen dari pria yang disurvei mengaku membayar jasa tersebut untuk hubungan seksual penuh, 9 persen untuk seks oral, dan 9 persen lagi mengatakan bahwa mereka bergabung dengan situs kencan supaya mereka bisa ngeseks dengan perempuan lain (selain pasangannya).
Kebalikan dari fakta ini, hanya 1 dari 100 wanita yang disurvei mengatakan bahwa mereka membayar untuk full sex.
Survei terpisah yang melibatkan 1.035 orang menemukan bahwa lebih dari setengah populasi tersebut menginginkan agar prostitusi dilegalkan di Inggris. Laporan yang diberikan oleh Harris Interactive ini mendapati bahwa 51 persen setuju bila prostitusi diperbolehkan, dan hanya 22 persen yang menentang gagasan ini.
Anda ingin fakta yang lebih mengejutkan?
Pria di atas 55 tahun ternyata adalah pihak yang paling mendukung gagasan ini (jadi bila Anda telah menikah cukup lama pun, maka itu tidak menjamin bahwa pasangan Anda setia), sementara penyelenggara polling ini punya kesimpulan lain.
"Hal itu bisa menunjukkan bahwa pengalaman hidup membuat orang lebih toleran atau lebih realistis," ujar Caterina Gerlotto, yang memimpin jajak pendapat tersebut.
Fakta lain menunjukkan, seperlima dari orang-orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka membeli produk-produk pornografi. Perbandingannya adalah 1 dari 3 pria, dan 1 dari 10 wanita (membeli pornografi). Penikmat pornografi ini adalah kalangan menengah di London yang berusia akhir 20-an atau awal 30-an.(black_tim)